Kilasmalut.com – Pelarian seorang pria yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam akhirnya berakhir. Setelah menjadi buronan selama sekitar tiga bulan, EM alias Rino (36), warga Desa MKCM, Kecamatan Tobelo, berhasil diringkus Tim Resmob Canga Satreskrim Polres Halmahera Utara.
Penangkapan dilakukan dalam operasi yang dipimpin Kanit Resmob Canga Satreskrim Polres Halut, Aipda Musmulyadi, pada Kamis (16/7) dini hari di Desa MKCM, Kecamatan Tobelo.
EM diduga merupakan pelaku penganiayaan yang terjadi pada Minggu, 5 April 2026, di Desa Wari, Kecamatan Tobelo.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban pulang dari kebun menggunakan sepeda motor. Dalam perjalanan, korban memberikan tumpangan kepada seorang perempuan yang ditemuinya di jalan.
Sekitar pukul 17.40 Wit, saat melintas di Desa Wari, pelaku diduga melihat korban berboncengan dengan perempuan tersebut. Diduga terbakar emosi, pelaku kemudian mengejar korban dan mengayunkan sebilah parang hingga mengenai tangan kanan korban. Akibat serangan itu, korban mengalami luka serius.
Kasat Reskrim Polres Halut, Iptu Rinaldi Anwar, mengatakan penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang diterima Tim Resmob sekitar pukul 00.00 Wit. Informasi tersebut menyebutkan pelaku sedang berada di salah satu rumah warga di Desa MKCM.
“Menindaklanjuti informasi tersebut, Kanit Resmob bersama personel melakukan koordinasi untuk memastikan keberadaan pelaku. Setelah posisi dipastikan akurat, tim langsung menyiapkan perlengkapan dan bergerak menuju lokasi,” ujar Rinaldi.
Sekitar pukul 00.55 Wit, Tim Resmob tiba di lokasi dan langsung melakukan penyergapan. Pelaku berhasil diamankan tanpa sempat melarikan diri.
Meski demikian, proses penangkapan sempat diwarnai ketegangan setelah salah seorang anggota keluarga pelaku memprotes tindakan petugas. Situasi akhirnya dapat dikendalikan setelah Tim Resmob memberikan penjelasan mengenai dasar hukum penangkapan.
“Usai diamankan, pelaku langsung dibawa ke Mapolres Halmahera Utara dan tiba sekitar pukul 01.15 Wit. Selanjutnya, pelaku diserahkan kepada penyidik untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Selama rangkaian operasi berlangsung, situasi tetap aman dan terkendali,”tutupnya.(red)
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !