160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Tragis! Bayi Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa Di Bawah Pohon Pisang

Warga Galela Utara digegerkan dengan penemuan jasad bayi perempua.(istimewa)

Kilasmalut.com – Warga Desa Limau, Kecamatan Galela Utara, Kabupaten Halmahera Utara, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan di kawasan perkebunan Frame 7, Rabu (1/7) sekitar pukul 13.00 WIT.

Jasad bayi tersebut ditemukan dalam kondisi terlentang di bawah pohon pisang, tepat di tepi jalan umum menuju area perkebunan. Saat ditemukan, bayi diduga telah meninggal dunia beberapa jam sebelumnya dan mulai mengeluarkan aroma tidak sedap.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 12.39 WIT, petugas piket SPKT Polsek Galela menerima laporan melalui grup WhatsApp mengenai penemuan mayat bayi di kawasan tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, personel SPKT bersama Unit Reskrim, Unit Intelkam Polsek Galela, serta Kapolsubsektor Galela Utara, Aiptu Asri, langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 14.30 WIT, polisi segera mengamankan lokasi, memasang garis polisi, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang pertama kali mengetahui keberadaan jasad bayi tersebut.

Salah satu saksi, Abdulrahman Malan (46), warga Desa Limau, mengaku awalnya diberitahu oleh seorang warga saat dirinya bersama sang istri baru pulang dari mengambil bahan atap rumah.

Baca Juga :  Gegara Uang Rp 250 Ribu, Seorang Kakek Di Halut Habisi Nyawa Temannya Sendiri

“Kami langsung menuju lokasi dan melihat bayi itu sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi terlentang di bawah pohon pisang tanpa alas apa pun,”ungkapnya kepada petugas.

Karena merasa prihatin, Abdulrahman bersama istrinya kemudian mengangkat jasad bayi tersebut dan membawanya ke rumah sebelum melaporkan peristiwa itu kepada Kepala Desa Limau.

Sementara itu, saksi lainnya, Nus Sikunyir (32), mengaku menjadi orang pertama yang menemukan jasad bayi tersebut. Ia mengatakan saat hendak pulang memancing bersama anaknya, sepeda motor yang dikendarainya tersangkut batang kayu sehingga ia turun untuk mendorong motor.

Saat itulah ia mencium bau menyengat. Setelah mencari sumber bau tersebut, ia menemukan sesosok bayi perempuan dalam kondisi terlentang di bawah pohon pisang.

“Saya kemudian menunggu warga yang melintas. Tidak lama kemudian Abdulrahman bersama istrinya datang, lalu saya memberitahukan penemuan tersebut. Kami kemudian bersama-sama melihat kondisi bayi itu,” katanya.

Baca Juga :  Sok Gahar Di Jalanan, Loyo Di Kamar Kos, Anggota Geng 'Naga Hitam' Diciduk Saat Miras, Langsung Check-In Ke Sel

Kasih Humas Polres Halut, Iptu Hopni Saribu, mengatakan bahwa, berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia kandungan sekitar enam hingga tujuh bulan.

Polisi selanjutnya mengevakuasi jasad bayi ke RSUD Tobelo untuk dilakukan pemeriksaan medis sekaligus kepentingan penyelidikan.

“Selain mengumpulkan barang bukti dan memasang garis polisi di lokasi, penyidik juga terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku yang diduga membuang bayi tersebut,”tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Unit Reskrim dan Unit Intelkam Polsek Galela masih melakukan pendalaman terhadap warga di Desa Limau, Kecamatan Galela Utara, serta Desa Ngidiho, Kecamatan Galela Barat, untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

“Berdasarkan pengamatan awal di lokasi, kondisi jasad bayi yang mulai membusuk dan mengeluarkan bau menyengat diduga mengindikasikan telah berada di lokasi selama beberapa jam sebelum akhirnya ditemukan warga. Namun, penyebab pasti kematian maupun identitas pelaku masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan proses penyelidikan kepolisian,”tuturnya.(red)

 

You might also like
Lorem Ipsum Dolor Amet?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !
error: Content is protected !!