160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Fraksi Kesatuan Bangsa Minta Pemda Dukung Percepatan Perda Perlindungan Petani

Ketua FKB DPRD Halut, Fahmi Musa
750 x 100 AD PLACEMENT

Kilasmalut.com – Momentum Hari Tani Nasional, Ketua Fraksi Kesatuan Bangsa (FKB) DPRD Halmahera Utara, Fahmi Musa, meminta dukungan penuh pemerintah daerah untuk mempercepat pembahasan Perda Perlindungan Petani. Ia menilai, regulasi ini penting sebagai insentif bagi petani sekaligus hadiah nyata atas kontribusi mereka terhadap pembangunan daerah.

Menurut Fahmi, perda tersebut sudah diusulkan melalui rapat paripurna beberapa waktu lalu bersamaan dengan Perda Hilirisasi. Namun, FKB menilai kurangnya dukungan dari pemerintah membuatnya tidak menjadi prioritas. Padahal, kata Fahmi, perda ini sangat penting untuk segera dibahas dan disahkan mengingat petani harus mendapat perlindungan serta dukungan kebijakan yang kuat.

“Di dalam Perda itu termuat berbagai kepentingan vital petani. Mulai dari peningkatan kesejahteraan dan daya saing melalui akses pembiayaan dan sarana produksi, perlindungan dari praktik dagang tidak sehat, penghapusan pungutan ilegal, hingga mencegah alih fungsi lahan produktif menjadi non-pertanian,”ujarnya.  Rabu (24/9).

Baca Juga :  Sah!!! Dr. Hi. Kasman Hi. Ahmad Terpilih Sebagai Ketua DPW PAN Maluku Utara Periode 2025-2030

“Ada juga jaminan kepastian usaha, sistem peringatan dini gagal panen, hingga kewajiban pemerintah memberikan ganti rugi sebagai bentuk perlindungan. Selain itu, perda ini mengatur penguatan kelembagaan petani lewat pendidikan, pelatihan, dan pendampingan,”sambungbya.

750 x 100 AD PLACEMENT

Ia mengungkapkan, FKB sebelumnya sudah menyampaikan aspirasi ini langsung kepada Bupati. Namun, respons pemerintah masih sebatas mempelajari lebih lanjut draf perda tersebut.

“Kami menilai, sekarang adalah momentum yang tepat untuk menuntaskan pembahasan perda ini, apalagi di awal pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati begitu gigih mendorong hilirisasi sektor kelapa yang notabene merupakan hasil utama petani Halut,”ujarnya.

Baca Juga :  Polres Halteng Intensifkan Penertiban Lalu Lintas Lewat Operasi Zebra Kie Raha 2025

Meski demikian, FKB tetap mengapresiasi komitmen Bupati dan Wakil Bupati dalam mendukung sektor pertanian, salah satunya dengan menghadirkan Menteri Pertanian ke Halmahera Utara. Langkah itu, kata Fahmi, harus ditindaklanjuti lebih konkret untuk kesejahteraan petani.

“Momentum ini harus dimanfaatkan, terutama dengan memastikan harga kelapa yang layak bagi petani. Perusahaan besar seperti PT NICO dan lainnya harus membeli kelapa rakyat sesuai harga yang adil, bukan menekan petani dengan harga murah,”tegasnya.(red)

750 x 100 AD PLACEMENT

 

750 x 100 AD PLACEMENT
You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT
Lorem Ipsum Dolor Amet?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !