160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Pertamina Patra Niaga Perkuat Koordinasi Dengan Pemprov Untuk Memastikan Kelancaran Suplai LPG Di Maluku Utara

Pertamina Patra Niaga berkoordinasi dengan Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe, terkait dengan kehandalan suplai energi.(istimewa)

Kilasmalut.com – Pertamina Patra Niaga terus menjalin komunikasi erat serta koordinasi berkelanjutan dalam membahas kehandalan suplai energi bersama Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara.

Sinergi ini merupakan upaya untuk memastikan ketersediaan energi terus terjaga bagi masyarakat terutama di kondisi geopolitik saat ini.

Kepala Dinas Perindustrian Kota Ternate, Nursidah Dj Mahmud menyatakan siap bersinergi melakukan pengawalan pendistribusian LPG di masyarakat. Menurutnya, dampak kondisi saat ini perlu diinformasikan dan disosialisasikan secara terbuka untuk menghindari beredarnya informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Disperindag tentu akan membantu Pertamina dalam mensosialisasikan kondisi geopolitik saat ini yang dapat berdampak ke ketersediaan LPG, namun informasinya harus terbuka dan jelas, disosialisasikan. Ini menjadi penting untuk mencegah juga indikasi-indikasi menyebarnya informasi tidak benar seperti permainan harga oleh spekulan atau pengecer,”ujarnya.

Baca Juga :  Wapres Gibran Buka Festival Legu Tara No Ate, Ekonomi Malut Melejit 32 Persen, Ini Capaian Gila

Sementara Area Manager Communication Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan koordinasi ini menjadi sangat penting dalam mengidentifikasi tantangan serta mencari opsi suplai distribusi yang berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Maluku Utara.

Baca Juga :  Kontrak P3K Sempat Membingungkan, Pemda Morotai Pastikan, Human Error, Bukan Kebijakan

“Pertamina Patra Niaga menyampaikan pentingnya rantai distribusi dan pola suplai yang terintegrasi dan mandiri untuk menjaga ketersediaan stok LPG di tingkat Agen. Salah satu upaya yang disampaikan adalah adanya diversifikasi titik suplai dari Ambon,”jelas Ispiani.

Harapannya, dengan pola suplai yang terintegrasi di dalam satu wilayah ini mengurangi ketergantungan kondisi stok dan suplai yang sebelumnya dari Surabaya dan Makassar.

“Dengan memanfaatkan sarfas yang ada di Ambon dapat memperkuat jaminan ketersediaan LPG di Agen yang dapat dikonsumsi masyarakat,”tuturnya.(red)

You might also like
Lorem Ipsum Dolor Amet?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !