160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Dua Napi Kabur, PP FORMAPAS Desak Kanwil Pemasyarakatan Evaluasi Total Kalapas Tobelo, Ini Kelalain Besar

Kantor Lapas Kelas IIB Tobelo.(istimewa)

Kilasmalut.com – Wibawa pengamanan Lapas Kelas IIB Tobelo kembali dipertanyakan. Dua warga binaan dilaporkan kabur dari dalam lembaga pemasyarakatan tersebut, memicu gelombang kritik keras dari PP FORMAPAS Maluku Utara yang mendesak evaluasi total terhadap Kepala Lapas beserta seluruh jajarannya.

Informasi mengenai kaburnya dua warga binaan berinisial WW dan LS, yang diketahui berasal dari Kabupaten Pulau Morotai, mulai beredar luas sejak Minggu (21/6). Hingga kini, keduanya dikabarkan belum berhasil ditemukan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, setelah dugaan pelarian diketahui, petugas Lapas langsung berkoordinasi dengan Polres Halmahera Utara beserta jajaran Polsek untuk melakukan pengejaran. Pencarian difokuskan di sejumlah titik penyeberangan menuju Pulau Morotai yang diduga menjadi jalur pelarian kedua warga binaan.

Sekretaris PP FORMAPAS Maluku Utara, Usman Mansur, mengecam keras insiden tersebut. Ia menilai kaburnya dua warga binaan bukan sekadar kelalaian biasa, melainkan cerminan lemahnya sistem pengamanan di dalam lapas.

Baca Juga :  Maut Di Lereng Dukono, Pemandu Dan Porter Terancam Masuk 'Bui' Usai Bawa Pendaki Terobos Zona Bahaya

“Kami mendesak Kanwil Pemasyarakatan Maluku Utara segera mengevaluasi Kalapas Tobelo beserta seluruh jajarannya. Ini bukan lagi kesalahan kecil. Sudah dua kali terjadi kasus napi kabur. Jangan sampai peristiwa seperti ini terus berulang,”tegas Usman, Selasa (23/6).

Menurutnya, insiden ini semakin memprihatinkan karena sebelumnya seorang warga binaan berinisial Boboho juga sempat melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Tobelo, meski akhirnya berhasil ditangkap kembali.

Kini, kata Usman, dua warga binaan kembali lolos dari pengawasan dan hingga memasuki hari ketiga sejak dilaporkan kabur, keberadaan mereka belum juga diketahui.

Baca Juga :  Pawai Takbir Dihadang, Polisi Bidik Pelaku Di Balik Kericuhan, Hopni : Kasus Ini Masuk Tahap Penyelidikan

“Sudah tiga hari mereka kabur tetapi belum ditemukan. Ini merupakan kelalaian yang sangat fatal. Jangan sampai publik menilai ada pembiaran atau lemahnya pengawasan di dalam lapas,”ujarnya.

PP FORMAPAS Maluku Utara meminta Kantor Wilayah Pemasyarakatan Maluku Utara tidak berhenti pada pemeriksaan administratif semata, tetapi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan, pengawasan petugas, hingga tanggung jawab pimpinan Lapas agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Ironisnya, hingga berita ini diterbitkan, pihak Lapas Kelas IIB Tobelo belum menyampaikan keterangan resmi secara terbuka mengenai kronologi lengkap peristiwa tersebut. Publik masih menunggu penjelasan mengenai waktu pasti kedua napi diketahui menghilang, identitas lengkap mereka, perkara hukum yang sedang dijalani, hingga bagaimana keduanya bisa lolos dari pengawasan petugas.(red)

 

You might also like
Lorem Ipsum Dolor Amet?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !
error: Content is protected !!