Kilasmalut.com – Pasca proses evakuasi dua jenazah pendaki warga negara asing (WNA) asal Singapura dari kawasan puncak Gunung Dukono ke daratan, kedua korban langsung dibawa ke RSUD Tobelo untuk menjalani proses identifikasi.
Tim dokter RSUD Tobelo telah melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi jenazah. Namun, kondisi kedua korban dilaporkan sudah tidak utuh dan sebagian besar hanya tersisa tulang belulang.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sisa jasad kedua korban kemungkinan hanya memenuhi dua kantong plastik kecil karena kondisi tubuh yang telah rusak parah akibat bencana erupsi.

Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, saat dikonfirmasi awak media di RSUD Tobelo, Minggu (10/5), mengatakan bahwa proses identifikasi masih terus dilakukan oleh tim medis.
“Sementara ini jenazah korban masih dalam proses identifikasi oleh dokter RSUD Tobelo,”ujar Piet.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara juga telah meminta bantuan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Maluku Utara untuk mempercepat proses identifikasi korban.
“Tim DVI Polda Malut sementara dalam perjalanan menuju Tobelo dan diperkirakan tiba malam ini,”katanya.
Menurut Piet, orang tua salah satu korban, Shahin Muhrez Bin Abdul Hamid, telah berada di Halmahera Utara dan sudah mendapat penjelasan langsung dari pihak kepolisian terkait kondisi jenazah.
“Orang tua korban sudah berada di Halut. Kapolres juga telah menemui mereka dan menjelaskan kondisi jenazah korban. Walaupun dengan berat hati, keluarga sudah menerima kondisi tersebut dan kini menunggu hasil identifikasi resmi,”jelasnya.
Terkait proses pemulangan jenazah ke Singapura, Pemkab Halut masih menunggu hasil identifikasi resmi dari tim medis dan DVI.
“Jika hasil identifikasi sudah keluar dan keluarga menyampaikan permintaan pemulangan jenazah ke negara asal, maka Pemda Halut siap membantu seluruh proses pemulangan secara internasional,”ungkapnya.
Namun demikian, lanjutnya, apabila pihak keluarga memilih untuk memakamkan korban di Halmahera Utara, pemerintah daerah bersama Forkopimda siap memfasilitasi proses pemakaman dengan layak dan penuh penghormatan.
“Jika keluarga meminta dimakamkan di sini, maka Pemda Halut bersama Forkopimda akan melaksanakan proses itu dengan sebaik-baiknya,”tandasnya.(red)
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !