Kilasmalut.com – Dua korban yang hilang saat erupsi Gunung Dukono pada Jumat (8/5/2026) akhirnya ditemukan oleh Tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia. Hingga kini, proses evakuasi masih terus berlangsung di tengah cuaca ekstrem dan aktivitas vulkanik yang tinggi.
Titik koordinat keberadaan korban sebenarnya telah diketahui sejak sehari sebelumnya oleh Tim SAR gabungan bersama warga setempat. Memasuki hari ketiga pencarian Minggu (10/5) hari ini, tim kemudian bergerak menuju lokasi yang dicurigai dan berhasil menemukan jasad kedua korban di area sekitar puncak Gunung Dukono pada pukul 11.20 Wit.
Berdasarkan video singkat yang beredar, proses evakuasi berlangsung dramatis. Kondisi jenazah korban dilaporkan sudah tidak utuh dan hanya tersisa tulang belulang akibat ganasnya erupsi serta material vulkanik di kawasan tersebut,

Jasad kedua korban sudah tertimbun dengan pasir abu vulkanik, sehingga Tim SAR gabungan harus menggali pasir dan mengevakuasi.
Kedua korban diketahui merupakan warga negara Singapura yang sebelumnya dilaporkan hilang saat erupsi Gunung Dukono terjadi.
Saat ini, Tim SAR gabungan masih berupaya mengevakuasi seluruh jasad korban dari lokasi penemuan. Namun proses tersebut terkendala medan berat, cuaca buruk, hujan deras, kabut tebal, serta erupsi yang masih terjadi di kawasan puncak gunung.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Basarnas maupun Pos Pengamatan Gunung Dukono terkait penemuan kedua korban tersebut.(red)
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !