Kilasmalut.com – Tragedi erupsi Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, kembali memakan korban jiwa. Dari total 20 pendaki yang melakukan pendakian ke puncak Dukono, sebanyak 17 orang berhasil selamat, sementara tiga lainnya dinyatakan hilang.
Tim SAR gabungan hingga kini baru menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia. Korban diketahui bernama Angel. Sementara dua pendaki lainnya masih dalam proses pencarian.
Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Hi. Kasman Hi. Ahmad, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya salah satu pendaki warga negara Indonesia tersebut.

“Pemerintah Daerah Halmahera Utara mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya satu pendaki yang telah berhasil dievakuasi ke daratan,”ujar Kasman, Minggu (10/5).
Bela sungkawa ini di sampaikan saat sambutan pembukaan MTQ ke XI di Kecanatan Malifut, ribuan jemaah juga memberikan doa terhadap korban dan Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian
Diketahui, jasad Angel ditemukan Tim SAR gabungan pada Sabtu (9/5) sekitar pukul 14.20 WIT di area dekat kawah Gunung Dukono. Proses evakuasi berlangsung dramatis akibat kondisi cuaca buruk dan aktivitas vulkanik yang masih tinggi.
Setelah berhasil dievakuasi ke Pos Pengamatan Gunung Dukono, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Tobelo untuk penanganan lebih lanjut.
Pemerintah Daerah Halmahera Utara terus memberikan dukungan penuh terhadap operasi pencarian yang kini memasuki hari ketiga. Harapan besar disampaikan agar dua korban lainnya segera ditemukan.
“Semoga proses pencarian di hari ketiga ini berjalan lancar dan kedua korban bisa segera ditemukan,”ungkapnya.
Kasman juga berharap seluruh personel Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian diberikan kesehatan dan keselamatan selama bertugas di medan berbahaya.
“Semoga seluruh tim yang melakukan pencarian diberikan kesehatan dan keselamatan,”tutupnya.(red)
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !