160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Internal DPRD Halut ‘Retak’ 5 Fraksi Balik Badan, Ketua DPRD Didesak Turun

Kantor DPRD Halut

Kilasmalut.com – Retakan di tubuh DPRD Halmahera Utara tak lagi sekadar isu internal. Ia telah menjelma menjadi ledakan politik terbuka. Lima fraksi resmi mengibarkan bendera perlawanan melalui mosi tidak percaya terhadap Ketua DPRD, Cristina Lesnusa sebuah sinyal keras bahwa krisis kepemimpinan sudah mencapai titik kritis.

Mosi itu diledakkan dalam rapat internal DPRD, Rabu (29/4), di ruang rapat utama kantor DPRD. Dipimpin Wakil Ketua I Abdilla Bailusy dan Wakil Ketua II Inggrid Paparang, forum yang seharusnya menjadi ruang konsolidasi justru berubah menjadi arena pembangkangan politik. Lima fraksi kompak menyatakan satu sikap: kepercayaan terhadap pimpinan telah runtuh.

Baca Juga :  PKB Halut Gelar Muscab, Konsolidasi Total Jelang Pemilu 2029, Tiga Nama Calon Ketua Menguat

Bukan tanpa alasan. Sejumlah fraksi secara terbuka menuding Cristina gagal total menjalankan peran strategisnya. Ia dianggap tak mampu menjembatani aspirasi rakyat, mandek dalam membangun komunikasi politik, dan kehilangan kendali atas dinamika internal lembaga.

Lebih keras lagi, Ketua DPRD dituding memutus jalur komunikasi penting, memperkeruh koordinasi lintas pimpinan, hingga membiarkan konflik internal berlarut tanpa solusi. Akumulasi kekecewaan itu akhirnya meledak bukan lagi dalam bisik-bisik, tapi dalam mosi terbuka yang mengguncang legitimasi kekuasaan.

Baca Juga :  Fraksi PAN 'Rem' Mosi Tidak Percaya Di DPRD Halut, 5 Fraksi Menekan, BK Jadi Arena Penentu Nasib Cristina

Dampaknya tak main-main. DPRD Halut kini berada di ambang kelumpuhan institusional. Ancaman walk out dari sejumlah fraksi membayangi rapat-rapat penting, termasuk paripurna. Jika ini terjadi, fungsi legislasi dan pengawasan berpotensi macet total sementara kepentingan publik terancam terabaikan.

Situasi ini menjadi alarm keras, lembaga perwakilan rakyat sedang digerogoti konflik internal yang kian brutal.

Kini publik menunggu apakah Cristina Lesnusa masih mampu bertahan di tengah gelombang perlawanan, atau justru ini awal dari skenario lengser paksa yang tak terhindarkan.(red)

You might also like
Lorem Ipsum Dolor Amet?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !