160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Halmahera Utara Tetapkan Tanggap Darurat, Banjir Dan Longsor Landa Tiga Kecamatan, Satu Warga Tewas

Konferensi Pers Bupati dan Wakil Bupati Halut, terkait banjir yang melanda beberapa Kecamatan.(istimewa)
750 x 100 AD PLACEMENT

Kilasmalut.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara resmi menetapkan status tanggap darurat bencana menyusul banjir dan tanah longsor yang melanda tiga kecamatan, yakni Kao Barat, Galela Utara, dan Loloda Utara.

Penetapan status tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, didampingi Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad, Sekretaris Daerah, unsur Polres Halut, Kodim 1508/Tobelo, serta BPBD Halut, dalam konferensi pers di Kantor Bupati, Rabu (7/1).

Bupati menjelaskan, hujan deras yang mengguyur wilayah Halmahera Utara sejak Selasa malam (6/1/2026) menyebabkan sejumlah sungai meluap, memicu banjir besar dan longsor di berbagai titik. Kondisi tersebut memaksa pemerintah menetapkan status darurat untuk mempercepat penanganan dan mobilisasi bantuan.

Di Kecamatan Kao Barat, banjir merendam sedikitnya enam desa, yakni Soamaetek, Pitago, Tuguis, Parseba, Bailengit, dan Tubuolamo. Luapan sungai akibat curah hujan tinggi membuat ratusan warga terdampak, bahkan sebagian terpaksa mengungsi.

750 x 100 AD PLACEMENT

“Di Kao Barat, banjir berasal dari luapan sungai. Sejumlah warga sudah mengungsi dan Pemda telah menyalurkan bantuan stimulan. Seluruh warga terdampak akan didata BPBD agar penanganan bisa menyeluruh,”kata Bupati.

Baca Juga :  Wabup Halut Dr. Hi. Kasman Hi. Ahmad, Shalat Idul Adha Di Kecamatan Galela Barat, Juga Bertindak Sebagai Khatib

Sementara itu, di Kecamatan Galela Utara, banjir melanda Desa Saluta, Turunaluleo, Togasa, dan Pelita akibat luapan Sungai Pitago. Selain merendam pemukiman warga, bencana ini juga menyebabkan dua jembatan rusak, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan bermuatan besar.

Tragisnya, bencana di Desa Pelita menelan satu korban jiwa.”Atas nama Pemerintah Daerah, kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban,”ujarnya.

Baca Juga :  Jelang Iduladha, Harga Kebutuhan Pokok di Morotai Turun Signifikan

Adapun di Kecamatan Loloda Utara, bencana terjadi di Desa Ngajam, Worimoi, Doitia, dan Asimiro. Di Desa Ngajam, tanah longsor dilaporkan menimpa sejumlah rumah warga. Namun, proses penanganan masih terkendala akses.

750 x 100 AD PLACEMENT

“Kondisi jalan tertutup lumpur dan air membuat BPBD hanya bisa mencapai Desa Tate. Selain itu, cuaca laut yang tidak bersahabat juga menghambat upaya menuju lokasi longsor,”jelasnya.

Meski menghadapi kendala berat, Pemda Halut menegaskan tetap berupaya maksimal menjangkau seluruh wilayah terdampak. Pemerintah juga telah menginstruksikan kepala desa dan puskesmas setempat untuk menyiapkan pelayanan kesehatan dan bantuan darurat bagi warga.

“Kami terus berupaya agar seluruh masyarakat terdampak mendapatkan pelayanan terbaik di tengah situasi bencana ini,”tegasnya.(red)

 

750 x 100 AD PLACEMENT

750 x 100 AD PLACEMENT
You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT
Lorem Ipsum Dolor Amet?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !