Kilasmalut.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) resmi berganti nahkoda. Melalui rapat pleno penetapan Ketua dan anggota Formatur, pada Jumat (28/8), Charli Soputan dipercaya memimpin DPD PUAN Halut periode 2026–2031.
Rapat pleno yang berlangsung di Kantor DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Halut itu mengusung agenda “Perempuan Bangkit, Bantu Rakyat” dan dihadiri 24 pengurus DPD PUAN Halut.
Rapat dibuka langsung Ketua DPD PAN Halut, didampingi Ketua POK DPD PAN Halut, serta dipimpin Ketua DPD PUAN Halut demisioner, Gesti Alfia.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum penyegaran organisasi sekaligus upaya memperkuat posisi PUAN sebagai sayap politik perempuan PAN di Halut.
Ketua DPD PUAN Halut demisioner, Gesti Alfia, mengatakan rapat pleno tersebut merupakan langkah awal untuk melakukan penyegaran organisasi dan membangkitkan kembali eksistensi PUAN di panggung politik Halut.
Ia mengakui selama masa kepemimpinannya belum dapat berbuat banyak untuk mengembangkan organisasi. Karena itu, amanah yang kini diberikan kepada Charli Soputan diharapkan menjadi titik awal kebangkitan PUAN.
“Hari ini saya sudah menyerahkan Ketua DPD PUAN kepada Ketua Formatur Charli Soputan. Semoga di bawah kepemimpinan Charli, DPD PUAN Halut dapat tumbuh dan berkembang, sehingga PUAN mampu bersaing di kancah politik,”ujarnya.
Sementara itu, Ketua Formatur terpilih DPD PUAN Halut, Charli Soputan, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Charli menegaskan, kepemimpinannya ke depan tidak hanya berorientasi pada penguatan organisasi, tetapi juga mendorong keterlibatan perempuan dalam politik, kegiatan sosial, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia juga memastikan PUAN akan terus membangun sinergi dengan DPD PAN Halut untuk menghadapi agenda politik mendatang.
“Saya berterima kasih kepada Ketua DPD PAN dan Ketua DPD PUAN Gesti Alfia atas amanah yang diberikan. Ini langkah awal untuk membangkitkan PUAN di Halut agar terlibat aktif di kancah politik, sosial, dan pengembangan UMKM bagi perempuan,”jelasnya.
Di tempat yang sama, Ketua DPD PAN Halut, Irham Hakim, menegaskan PUAN memiliki peran strategis dalam memperkuat keterwakilan perempuan di tubuh PAN.
Menurutnya, PUAN harus menjadi motor penggerak sekaligus pendobrak keterlibatan perempuan dalam politik, termasuk mendorong terpenuhinya keterwakilan perempuan sebesar 30 persen dalam pencalonan legislatif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“PUAN harus menjadi pendobrak langkah politik perempuan pada pemilu nanti. PUAN juga harus selalu bersinergi dengan DPD PAN Halut,”tegasnya.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, PUAN Halut ditantang bukan sekadar menjadi sayap partai, tetapi mampu melahirkan kekuatan politik perempuan yang aktif, solid, dan memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat.(red)
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !