160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Petani Kelapa Mengamuk, Jalan Trans Tobelo–Galela Diblokade

Fron petani Galela menggelar aksi demonstrasi tuntut kenaikan harga buah kelapa.(foto/Chalo)

Kilasmalut.com – Kemarahan petani kelapa di Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, akhirnya meledak. Ratusan massa yang tergabung dalam Front Petani Galela menggelar aksi demonstrasi di Desa Pune, Senin (3/8), sebagai bentuk protes terhadap terus merosotnya harga buah kelapa yang dinilai semakin memiskinkan petani.

Dalam aksi tersebut, massa mendesak PT. NICO segera menaikkan harga pembelian buah kelapa. Mereka menilai harga yang saat ini hanya Rp.2.200 per butir sudah tidak lagi sebanding dengan biaya produksi dan semakin menekan kehidupan petani.

Baca Juga :  DLH Morotai Gelar Aksi Pungut Sampah Di Armydock, Dorong Warga Lebih Peduli Lingkungan

Pantauan media ini di lokasi, para demonstran membawa spanduk bertuliskan.

Mosi Tidak Percaya kepada DPRD Halut. Mendesak Pemda Halut Segera Menetapkan Harga Buah Kelapa Rp3.000 per Butir.

Spanduk itu menjadi simbol kekecewaan petani terhadap DPRD Halmahera Utara yang dinilai belum mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat, sekaligus mendesak Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara segera turun tangan menetapkan harga dasar kelapa agar petani tidak terus menjadi korban anjloknya harga.

Baca Juga :  Investasi Besar Masuk Ke Maluku Utara, Kapolda Sarankan Pemda Di 10 Kabupaten/Kota Siapkan Tenaga Kerja Lokal

Tak hanya berorasi, massa juga memblokade ruas Jalan Trans Tobelo–Galela. Aksi tersebut mengakibatkan kendaraan operasional PT. NICO tidak diizinkan melintas maupun melakukan aktivitas pemuatan buah kelapa di wilayah Kecamatan Galela.

Bagi para petani, harga Rp.2.200 per butir dianggap semakin “mencekik” karena pendapatan yang diterima tidak lagi mampu menutup biaya panen maupun kebutuhan hidup sehari-hari. Mereka menegaskan akan terus menyuarakan tuntutan hingga ada langkah konkret dari pemerintah daerah maupun pihak perusahaan.(red)

You might also like
Lorem Ipsum Dolor Amet?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !
error: Content is protected !!