160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Wabup Halut Bantah Isu Retaknya Hubungan Dengan Bupati, Jangan Ciptakan Opini Yang Menyesatkan Publik

Wabup Halut saat memimpin upacara

Kilasmalut.com – Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Hi. Kasman Hi. Ahmad, membantah keras pernyataan dua anggota DPRD Halmahera Utara, Janlis G. Kitong dan Irwan Djam, yang sebelumnya menyinggung dugaan hubungan dirinya dengan Bupati Dr. Piet Hein Babua tidak lagi harmonis.

Kasman menegaskan, pernyataan kedua legislator tersebut merupakan pendapat pribadi yang tidak berdasar dan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.”Hubungan kami tetap baik-baik saja. Tidak ada masalah,”tegasnya, Jumat (10/7).

Ia juga meluruskan isu yang dikaitkan dengan Program Kampung Nelayan. Menurutnya, program tersebut merupakan Program Strategis Nasional Presiden yang hingga kini tetap berjalan sesuai tahapan pemerintah pusat, sehingga tidak ada kaitannya dengan isu hubungan antara Bupati dan Wakil Bupati.

Kasman menjelaskan, dari 100 titik usulan Program Kampung Nelayan di Provinsi Maluku Utara, sebanyak 60 desa telah lolos tahap verifikasi. Kabupaten Halmahera Utara sendiri memiliki lima desa yang masuk dalam daftar tersebut dan saat ini tinggal menunggu penetapan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Baca Juga :  Di Sidang BK, 5 Fraksi Kompak 'Bekukan' Ketua DPRD Halut

“Pelaksanaannya nanti akan dilakukan oleh Kementerian Pertahanan. Jadi program ini tetap berjalan sebagaimana mestinya,”ujarnya.

Ia menilai, tudingan yang dilontarkan kedua anggota DPRD tersebut justru berpotensi menggiring opini publik yang keliru.

“Jadi oknum anggota DPRD Halut ini hanya mencari-cari alasan pembenaran yang menyesatkan publik Halmahera Utara,”katanya.

Mantan Rektor UMMU ini juga menyayangkan adanya tudingan bahwa orang-orang di sekitar kepala daerah menjadi penyebab renggangnya hubungan Bupati dan Wakil Bupati.

Menurutnya, tudingan tersebut tidak memiliki dasar yang jelas. Bahkan, ia balik mempertanyakan siapa sebenarnya yang sedang membangun narasi perpecahan di tengah masyarakat.

“Mereka menuduh ada orang dekat yang memprovokasi hubungan Bupati dan Wakil Bupati. Jangan-jangan justru anggota DPRD yang menjadi provokatornya,”sindir Kasman.

Kasman menegaskan, dirinya tidak pernah merasa memiliki persoalan dengan Bupati Piet Hein Babua. Ia menyebut komunikasi keduanya tetap berjalan baik, termasuk masih melakukan agenda bersama dalam berbagai kegiatan pemerintahan.

“Masa dua orang doktor bisa dipengaruhi oleh tim sukses atau orang dekat yang tidak rasional hingga berdampak pada jalannya pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik? Saya sampai detik ini tidak pernah merasa hubungan kami retak. Pekan lalu kami bahkan masih bertemu dan menjamu Rektor UMJ bersama,”ungkapnya.

Baca Juga :  LKPJ 2025 'Disikat' DPRD Halut, Sorot Kinerja Lemah, Pemda Halut Diminta Stop Andalkan Laporan Manis

Kasman mengakui bahwa dalam menjalankan pemerintahan terkadang terdapat perbedaan pandangan antara dirinya dan Bupati. Namun, menurutnya, hal tersebut merupakan dinamika yang lazim terjadi dalam pemerintahan dan tidak dapat diartikan sebagai keretakan hubungan.

“Perbedaan pendapat itu hal yang biasa dalam pemerintahan. Tetapi tidak pernah sampai memengaruhi hubungan kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati,”tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Kasman mengimbau masyarakat Halmahera Utara agar tidak mudah terpengaruh oleh opini maupun narasi yang dinilainya dapat memecah belah serta menciptakan suasana yang tidak kondusif.

“Saya berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh pandangan atau sikap yang cenderung menciptakan suasana yang tidak kondusif. Mari kita fokus mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan di Halmahera Utara,”pungkasnya.(red)

 

You might also like
Lorem Ipsum Dolor Amet?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !
error: Content is protected !!