Kilasmalut.com – Kemarau panjang yang melanda Maluku Utara, khususnya Kabupaten Halmahera Utara (Halut), mulai memukul sektor perkebunan rakyat. Sejumlah lahan milik petani dilaporkan terbakar, bahkan tanaman tahunan seperti pala, cengkeh, kelapa dan komoditas lainnya ikut hangus.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah (Pemda) Halut. Pemerintah daerah dalam waktu dekat akan melakukan identifikasi terhadap lahan dan tanaman perkebunan milik petani yang rusak maupun mati akibat kebakaran dan cuaca panas berkepanjangan.
Bupati Halut,Dr. Piet Hein Babua, mengatakan dirinya telah memerintahkan Dinas Pertanian untuk segera mengambil langkah penanganan, termasuk menyiapkan bibit tanaman perkebunan bagi petani yang terdampak.
“Saya sudah perintahkan Kadis Pertanian untuk segera melakukan pergeseran anggaran. Tujuannya untuk mengadakan bibit pala, kelapa, cokelat dan cengkeh untuk diberikan kepada petani,”ujar Piet Hein Babua, Senin (28/9).
Menurutnya, intervensi pemerintah tidak hanya menyasar tanaman perkebunan. Pemda Halut juga akan menyiapkan bibit hortikultura berupa tomat dan rica untuk membantu petani menjaga keberlangsungan produksi sekaligus mengantisipasi gejolak harga pangan selama musim kemarau.
“Kami juga akan memberikan bibit tomat dan rica kepada petani hortikultura, agar harganya tetap stabil di pasaran,”katanya.
Di sisi lain, Bupati meminta satuan tugas (Satgas) penanggulangan kebakaran tetap bersiaga di lapangan. Setiap informasi mengenai titik kebakaran diminta segera ditindaklanjuti agar api tidak meluas dan menambah kerugian petani.
“Kita tetap stay-kan tim Satgas kebakaran. Jika ada informasi kebakaran, mereka langsung menuju ke lokasi untuk melakukan pemadaman,”tegasnya.
Pemda Halut kini menghadapi dua persoalan sekaligus, yakni mencegah meluasnya kebakaran lahan dan memulihkan perkebunan rakyat yang telah terdampak. Identifikasi lapangan menjadi langkah awal untuk menentukan kebutuhan bibit serta bentuk intervensi pemerintah bagi petani yang mengalami kerugian akibat kemarau panjang.(red)
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !