Diwarnai Provokasi, Pihak Keamanan Tetap Tenang Hadapi Aksi Unjuk Rasa di Kawasi

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Kilasmalut.com – Unjuk rasa yang berlangsung di Kawasi, Pulau Obi, Halmahera Selatan, Sabtu (15/11), oleh organisasi Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) diwarnai upaya provokasi dari sebagian peserta demonstrasi terhadap tim pengamanan.

Berdasarkan informasi warga, selain memicu ketegangan, peserta aksi juga menolak dengan gestur kasar tawaran air minum yang diberikan oleh pihak keamanan maupun karyawan perusahaan. Padahal pemberian air merupakan langkah peduli, sebab aksi tersebut berlangsung di bawah terik matahari.

“Upaya yang dilakukan oleh tim keamanan maupun karyawan itu adalah bentuk kemanusiaan yang coba ditawarkan, tapi peserta aksi tetap menolak dengan cara yang kasar, bahkan terlihat ada yang mengusir karyawan untuk pergi,” sebut salah seorang warga yang enggan namanya disebutkan.

Baca Juga :  Harita Nickel Suplai Aliran Listrik ke Desa Kawasi, Warga Beri Apresiasi

Tak cukup sampai di situ, seorang peserta aksi juga mencoba memprovokasi pihak pengamanan dengan gestur hendak melempar kursi kecil ke arah karyawan. Aksi ini sontak sempat memicu ketegangan.

Sejumlah warga yang menyaksikan aksi tersebut mengaku melihat beberapa peserta demonstrasi mencoba memancing ketegangan dan provokasi di tengah kerumunan.

“Kami melihat beberapa peserta demonstrasi mencoba menghalau tim pengamanan menggunakan kursi kecil,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Baca Juga :  Berperan Terbitkan Rekomtek IPAP, PUPR Malut Sebut Pemanfaatan Danau Karo Sudah Sesuai Mekanisme

Menurut kesaksian warga, upaya provokasi tersebut terjadi tiba-tiba, seolah ditujukan untuk memancing respons balik dari petugas yang sejak awal menjaga aksi dengan pendekatan persuasif dan tenang.

Meskipun mendapat penolakan dan upaya provokasi, sikap tim pengamanan tetap tenang dan profesional. Tim pengamanan tetap fokus pada tugas menjaga ketertiban umum dan memastikan situasi tetap aman tanpa terpancing atau merespons provokasi yang terjadi.

Tim pengamanan menegaskan bahwa pendekatan persuasif dan menjaga keselamatan seluruh pihak, termasuk demonstran, adalah prioritas utama mereka.

Berita Terkait

Seorang Anak 13 Tahun Nekat Bobol Rumah Pribadi Wali Kota Tidore Kepulauan
Panitia Milad Muhammadiyah Ke-113 Sukses Gelar Pawai Ta’aruf, Wakil Bupati : Galela Adalah Pintu Masuk Muhammadiyah Di Malut
Esok Pemprov Malut Serahkan SK P3K, BKD Tegaskan Kontrak Ketat, Pelanggaran Siap Dipecat
AJM Gelar Aksi Bersih Wisata, Jaga Armydock, Air Kaca Dan Nakamura Sebagai Warisan Alam Morotai
Revidivis Spesialis Bobol Rumah Makan Dan Kos-Kosan Dibekuk, Polisi Telusuri Jejak Kejahatan Di 7 TKP
Gapoktan Soro Maake Pindah Tanam Perdana Cabe Kriting, Wakil Bupati : Holtikultura Menjadi Pilar Penguatan Ketahanan Pangan
Rumor Reshuffle Menguat, PC IMM Halut Desak Piet-Kasman ‘Tendang’ Kadis Tanpa Inovasi
Diduga Bawa Sabu, Satresnarkoba Polres Halut Bekuk Seorang Pemuda Di Tobelo
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 22:59 WIB

Seorang Anak 13 Tahun Nekat Bobol Rumah Pribadi Wali Kota Tidore Kepulauan

Minggu, 30 November 2025 - 18:24 WIB

Panitia Milad Muhammadiyah Ke-113 Sukses Gelar Pawai Ta’aruf, Wakil Bupati : Galela Adalah Pintu Masuk Muhammadiyah Di Malut

Minggu, 30 November 2025 - 18:18 WIB

Esok Pemprov Malut Serahkan SK P3K, BKD Tegaskan Kontrak Ketat, Pelanggaran Siap Dipecat

Sabtu, 29 November 2025 - 23:02 WIB

AJM Gelar Aksi Bersih Wisata, Jaga Armydock, Air Kaca Dan Nakamura Sebagai Warisan Alam Morotai

Sabtu, 29 November 2025 - 22:59 WIB

Revidivis Spesialis Bobol Rumah Makan Dan Kos-Kosan Dibekuk, Polisi Telusuri Jejak Kejahatan Di 7 TKP

Berita Terbaru