160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Wabup Kasman Temui Dirjen Kemenhub, Perjuangkan Nasib Tol Laut Di Pelabuhan Galela

Wakil Bupati Halut, Dr. Hi. Kasman Hi. Ahmad temui Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI, Budi Mantoro, M.Si., di Kantor Kementerian Perhubungan RI, Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 8, Gambir, Jakarta Pusat.(istimewa)

Kilasmalut.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) terus bergerak memastikan keberlanjutan program Tol Laut di Pelabuhan Galela. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kelancaran distribusi logistik sekaligus menekan beban biaya transportasi masyarakat di wilayah kepulauan.

Upaya tersebut diperjuangkan langsung Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd., melalui pertemuan koordinasi dengan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI, Budi Mantoro, M.Si., di Kantor Kementerian Perhubungan RI, Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 8, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (29/7).

Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 16.00 Wib itu secara khusus membahas tindak lanjut surat Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terkait keberlanjutan program kapal dan angkutan Tol Laut yang melayani Pelabuhan Galela.

Baca Juga :  Wabup Halut Temui Menteri KKP, Dorong 5 Desa Pesisir Masuk Prioritas Kampung Nelayan Merah Putih

Dalam pertemuan tersebut, Kasman menegaskan bahwa keberadaan Tol Laut bukan sekadar layanan transportasi, tetapi menjadi salah satu urat nadi distribusi barang bagi masyarakat Halut, khususnya wilayah Galela.

Menurutnya, keberlanjutan layanan tersebut sangat strategis untuk menjamin pasokan kebutuhan pokok, memperlancar arus barang, menekan biaya logistik, serta membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah.

Respons positif datang dari Kementerian Perhubungan. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Budi Mantoro, menyatakan pihaknya memberikan perhatian serius terhadap usulan Pemkab Halut, termasuk terkait keberlanjutan kontrak kapal Tol Laut Trayek T-17 yang melayani Kecamatan Galela.

Sikap tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat Halut. Pasalnya, keberadaan Tol Laut selama ini memiliki posisi penting dalam memperkuat konektivitas antardaerah, terutama bagi wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada kelancaran jalur transportasi laut.

Baca Juga :  Pemuda Indonesia Gaungkan Aksi Nyata Di Forum PBB Asia-Pasifik, Michelin Sallata Serukan Kepemimpinan Generasi Muda Untuk Selamatkan SDGs 2030

Ia berharap koordinasi dengan Kementerian Perhubungan tidak berhenti pada pembahasan, tetapi segera menghasilkan kepastian perpanjangan layanan Tol Laut di Pelabuhan Galela.

Dirinya menilai kepastian tersebut penting agar distribusi logistik tetap berjalan dan masyarakat, khususnya di Galela dan wilayah sekitarnya, tidak kembali menghadapi persoalan tingginya biaya transportasi serta pasokan barang.

Dengan demikian, keberlanjutan Tol Laut di Galela diharapkan tidak hanya menjaga konektivitas wilayah, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat Halmahera Utara.(red)

You might also like
Lorem Ipsum Dolor Amet?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !
error: Content is protected !!