160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Porprov Atau Liga RT? Papan Skor Mini Bikin Penonton Main Tebak-Tebakan Angka Di Lapangan Desa Pitu

Papan skor mini di Porprov V Malut tunai sorotan dari penonton.(istimewa)

Kilasmalut.com – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara di Kabupaten Halmahera Utara kembali menuai sorotan. Setelah berbagai persoalan kesiapan fasilitas mencuat menjelang pembukaan, kini perhatian publik tertuju pada papan skor pertandingan sepak bola di Lapangan Desa Pitu, Kecamatan Tobelo Tengah.

Ajang olahraga terbesar di Maluku Utara yang seharusnya tampil megah dan profesional justru menyuguhkan pemandangan yang mengundang geleng kepala. Papan skor yang disediakan panitia dinilai terlalu kecil dan jauh dari standar sebuah kompetisi tingkat provinsi.

Dari pantauan di lokasi, ukuran papan skor tersebut bahkan memicu celetukan sejumlah penonton. Ada yang berseloroh bahwa papan skor itu lebih cocok digunakan pada turnamen antar-RT atau pertandingan 17 Agustus di tingkat desa ketimbang event olahraga bergengsi yang mempertemukan atlet terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Maluku Utara.

Baca Juga :  Atlet Dayung Maluku Utara Raih Medali Perunggu di Kejurnas Dayung 2024

Akibat ukurannya yang minim, sebagian penonton mengaku kesulitan melihat perkembangan skor pertandingan dari kejauhan. Tidak sedikit yang harus bertanya kepada penonton lain untuk memastikan angka yang tertera di papan tersebut.

Kondisi ini menjadi ironi di tengah semangat Pemprov dan Pemda Halut serta panitia yang ingin menghadirkan Porprov sebagai etalase prestasi olahraga Maluku Utara. Sebab, fasilitas pendukung pertandingan merupakan bagian penting yang mencerminkan kualitas penyelenggaraan sebuah event.

“Kalau penonton harus menebak-nebak skor, ini pertandingan sepak bola atau kuis berhadiah?”celetuk salah seorang warga yang menyaksikan laga di Lapangan Desa Pitu.

Sorotan terhadap papan skor ini menjadi alarm bagi panitia pelaksana agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas pertandingan. Jangan sampai Porprov V Maluku Utara yang telah lama dinantikan justru lebih dikenang karena berbagai kekurangan teknis daripada prestasi para atlet yang berlaga.

Baca Juga :  DPD Nasdem Halut Gelar Turnamen "Restorasi Futsal Cup" Ini Besaran Hadiah

Publik berharap panitia tidak menganggap persoalan ini sebagai hal sepele. Sebab, detail kecil sering kali menjadi ukuran keseriusan sebuah penyelenggaraan. Apalagi Porprov merupakan wajah olahraga Maluku Utara yang disaksikan masyarakat dari berbagai daerah.

Jika fasilitas dasar seperti papan skor saja masih memunculkan keluhan, maka wajar bila muncul pertanyaan di tengah masyarakat, apakah persiapan Porprov benar-benar matang, atau justru berjalan dengan prinsip “yang penting pertandingan jalan dulu“?

Yang pasti, para atlet datang membawa mimpi meraih prestasi, bukan untuk bermain di bawah fasilitas yang membuat ajang provinsi terasa seperti turnamen kampung.(red)

You might also like
Lorem Ipsum Dolor Amet?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !
error: Content is protected !!