160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Diskusi Politik Digital Di Ternate, Akademisi Soroti Kuasa Media Sosial Dan Tantangan Demokrasi

Dosen FISIP UMMU menggelar diskusi Politik Digital, Kuasa, Perilaku Sosial, dan Ekosistem Komunikasi Kontemporer.(istimewa)

Kilasmalut.com – Diskusi panel bertajuk “Politik Digital : Kuasa, Perilaku Sosial, dan Ekosistem Komunikasi Kontemporer” yang digelar melalui kolaborasi lintas Program Studi Ilmu Politik, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, dan Psikologi berlangsung penuh antusias di Rotasi Cafe, Kayumerah, Sabtu (9/5).

Koordinator kolaborasi kegiatan, Samsir Hamajen, mengatakan forum tersebut menjadi ruang akademik yang tidak hanya mempertemukan gagasan, tetapi juga memperluas kesadaran publik mengenai perubahan wajah masyarakat di tengah arus digitalisasi yang berkembang pesat.

“Di era ketika media sosial tidak lagi sekadar alat komunikasi, melainkan arena pembentukan opini, identitas, bahkan kekuasaan, maka diskusi ini hadir sebagai ikhtiar intelektual untuk membaca realitas secara lebih jernih, kritis, dan manusiawi,”ujar Samsir.

Menurutnya, pendekatan multidisipliner yang dihadirkan dalam diskusi tersebut mampu mengurai berbagai persoalan politik digital yang kini mempengaruhi perilaku sosial, pola komunikasi publik, hingga kualitas demokrasi di tengah masyarakat kontemporer.

Baca Juga :  How to Turn Intuition into a Practical Tool to Boost Creativity

“Berbagai perspektif dibahas secara terbuka dan dialogis, mulai dari dinamika algoritma media sosial, budaya buzzer, ruang publik digital, psikologi massa daring, hingga perubahan pola interaksi generasi muda di ruang virtual,”katanya.

Mewakili para inisiator kegiatan, Samsir juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor UMMU Prof. Ranite Rope, S.P., M.Sc, Dekan FISIP Dr. Aji Deni, para narasumber, dosen, mahasiswa, dan seluruh peserta yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia menilai tingginya partisipasi peserta dari berbagai latar belakang menunjukkan meningkatnya kepedulian generasi muda terhadap isu komunikasi digital dan masa depan demokrasi, khususnya di Maluku Utara.

“Di tengah derasnya arus informasi dan polarisasi digital, ruang-ruang akademik seperti ini penting untuk terus dihidupkan agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi subjek yang sadar, kritis, dan bertanggung jawab,”ungkapnya.

Samsir menambahkan, kolaborasi lintas program studi di lingkungan FISIP UMMU akan terus berlanjut dengan konsep dan format yang lebih beragam ke depan.

Baca Juga :  HJK Sukses Gelar Festival Budaya Kampung Igobula, Menjaga Rumah, Merawat Identitas Leluhur

“Ke depan akan ada lebih banyak ruang dialog publik yang sehat, inklusif, dan mencerahkan sebagai bagian dari kontribusi UMMU dalam membangun budaya demokrasi yang matang dan ekosistem komunikasi yang lebih beradab,”ujarnya optimistis.

Diketahui, diskusi panel tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Provinsi Maluku Utara Dr. Iksan R.A. Arsad, M.Si, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku Utara Nazlatan Ukhra Kasuba, B.Hs., M.Si, serta akademisi UMMU Dr. Agusmawanda, S.IP., M.IP.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama Dekan FISIP dan para inisiator, yakni Zulkifli Hi Saleh, S.Sos., M.Si, Syaiful Bahri, S.Psi., M.A, Yahya Alhadad, S.Sos., M.Si, M. Nofrizal Amir, S.Sos., M.I.Kom, dan Samsir Hamajen, S.IP., M.Sos.(red)

You might also like
Lorem Ipsum Dolor Amet?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !