160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Wamen Viva Yoga Resmikan Bendungan Beringin Agung Di Halmahera Utara

Wamen Viva Yoga Mauladi, resmikan bendungan di Kao Barat, Halmahera Utara.(foto/istimewa)
750 x 100 AD PLACEMENT

Kilasmalut.com – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) H. Viva Yoga Mauladi, M.Si, meresmikan Bendungan Beringin Agung yang akan mengairi lahan pertanian seluas 142 hektare di Desa Beringin Agung, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara, pada Rabu (16/7).

Peresmian ini menjadi bagian dari upaya peningkatan infrastruktur pertanian dan mendukung kawasan transmigrasi, terutama di daerah Kao Barat dan sekitarnya.

Bupati Halut, Transmigran Telah Berkontribusi Besar

Dalam sambutannya, Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si, menyampaikan bahwa masyarakat transmigran telah tinggal di Halut selama 43 tahun dan telah melalui tiga hingga empat generasi. Ia menyebut keberadaan mereka sangat berkontribusi terhadap pembangunan dan stabilitas sosial di daerah tersebut.

750 x 100 AD PLACEMENT

“Sejak tahun 1982 hingga 2008, Halut telah menerima 11 gelombang transmigrasi dari provinsi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan NTT, dengan total 17.524 KK atau sekitar 57.592 jiwa. Mereka tersebar di berbagai wilayah seperti Kao Barat, Kao Utara, Tobelo Barat, dan Tobelo Timur,”jelas Bupati.

Bupati juga menyebut bahwa fokus pengembangan transmigrasi selama ini adalah pada pertanian, khususnya sawah, palawija, dan hortikultura, dengan total lahan 18.000 hektare yang telah disiapkan pemerintah. Produksi padi pada tahun 2024 mencapai sekitar 43.912 ton dengan rata-rata produksi 5,8 ton per hektare.

Baca Juga :  Semarak HUT RI Ke-80, Polsek Ibu Bagikan Bendera Merah Putih Dan Ajak Tertib Berlalu Lintas

Dorongan untuk Dukungan Pemerintah Pusat

Meski begitu, Bupati mengakui masih banyak keterbatasan yang dihadapi, seperti infrastruktur jalan produksi, irigasi, jembatan penghubung, serta fasilitas pertanian lainnya.

750 x 100 AD PLACEMENT

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Halut, kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan intervensi lebih besar dalam pembangunan kawasan transmigrasi,” ujarnya.

Wamen Viva Yoga Mauladi, resmikan bendungan di Kao Barat, Halmahera Utara.(foto/istimewa)

Ia juga menyinggung keterbatasan sarana panen seperti mesin pemotong dan penggilingan padi serta akses jalan sekunder menuju kawasan transmigrasi. Ke depan, ia berharap Desa Toliwang dapat dikembangkan menjadi Kota Terpadu Mandiri (KTM).

Wamen, Bendungan Beringin Agung untuk Ketahanan Pangan

Sementara itu, Wamen Viva Yoga Mauladi dalam sambutannya mengatakan bahwa pembangunan bendungan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat kawasan transmigrasi sebagai bagian dari upaya swasembada pangan nasional.

750 x 100 AD PLACEMENT

“Kehadiran kami di sini untuk meresmikan Bendungan Beringin Agung adalah bukti bahwa kawasan transmigrasi wajib berkontribusi dalam penguatan ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Kementerian Desa PDTT di bawah Kabinet Presiden Prabowo Subianto memiliki tiga amanat penting, yakni menjaga integritas nasional, mempererat rasa kebangsaan melalui percampuran budaya, serta mengentaskan kemiskinan melalui sektor agraria.

Baca Juga :  Terduga Pelaku Pembunuhan Dibekuk Tim Resmob Cangan Polres Halut Di Rumah Tantenya

Wamen berharap dengan adanya bendungan ini, produksi pertanian di kawasan tersebut dapat meningkat, bahkan memungkinkan panen dua hingga tiga kali dalam setahun. Ia menyebut, dengan program intensifikasi pertanian, hasil produksi per hektare bisa lebih ditingkatkan dari sebelumnya.

“Kami juga telah menjalin kerja sama (MoU) dengan Kementerian Pertanian untuk mendukung program ini,”jelasnya.

Permintaan Dukungan Data dan Proposal Daerah

Wamen Viva Yoga juga meminta kepada Bupati dan khususnya Dinas Pertanian Halut untuk mengajukan proposal dan surat resmi mengenai kebutuhan kawasan transmigrasi, seperti alat mesin pertanian (alsintan), pupuk, dan lainnya.

“Silakan kirim surat ke Kementerian Pertanian, tapi harus dilampirkan dengan CPCL (Calon Petani Calon Lokasi). Karena itu uang negara yang harus dipertanggungjawabkan dan kembali ke rakyat,” tegasnya.

Menurutnya, transmigrasi bukan hanya tentang perpindahan penduduk, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat transmigran dan penduduk lokal di sekitarnya.

“Saya senang bisa hadir di sini. Semoga Bendungan Beringin Agung bisa memberi manfaat besar bagi masyarakat,” pungkasnya.

Wamen juga menegaskan bahwa pemerintah pusat siap mendukung berbagai kebutuhan infrastruktur seperti jalan desa, jalan usaha tani, dan jembatan penghubung, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Halut yang tangguh, mandiri, dan sejahtera.(red)

 

750 x 100 AD PLACEMENT
You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT
Lorem Ipsum Dolor Amet?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !