160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Lawan Kekerasan Seksual Sejak Dini, LMND Edukasi Pelajar Di Halmahera Utara

LMND Maluku Utara dan LMND Halut menggelar sosialisasi lawan kekerasan seksual di SMA N 2 Tobelo.(istimewa)

Kilasmalut.com – Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Maluku Utara bersama Eksekutif Kota LMND Halmahera Utara menggelar sosialisasi bertajuk “Lawan Kekerasan Seksual” di SMA Negeri 2 Halmahera Utara, Rabu (26/2).

Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran pelajar terhadap bahaya kekerasan seksual, bentuk-bentuknya, serta mekanisme pencegahan dan penanganannya. Puluhan siswa dan guru mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Dalam pemaparannya, perwakilan LMND menegaskan bahwa kekerasan seksual bukan sekadar persoalan individu, melainkan persoalan sosial yang membutuhkan keberanian kolektif untuk melawan. Edukasi sejak dini dinilai krusial agar generasi muda mampu mengenali tindakan yang tergolong kekerasan seksual, memahami batasan dan hak atas tubuh (body autonomy), serta berani melapor jika menjadi korban maupun saksi.

“Melawan kekerasan seksual dimulai dari kesadaran, keberanian bersuara, dan komitmen bersama untuk saling melindungi,”tegas salah satu pemateri di hadapan peserta.

Sosialisasi tidak hanya diisi dengan penyampaian materi, tetapi juga sesi diskusi dan tanya jawab interaktif. Para siswa diberi ruang untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, serta pertanyaan terkait kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang kerap terjadi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Baca Juga :  Polres Halut Gelar Upacara Tabur Bunga, Peringati Hari Bhayangkara Ke-79

LMND menegaskan komitmennya untuk tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata. Organisasi ini mendorong terbentuknya ruang aman (safe space) di sekolah sebagai wadah pendampingan awal dan pelaporan kasus. Melalui kemitraan dengan pihak sekolah, guru Bimbingan Konseling (BK), serta lembaga terkait, LMND berupaya menjadi jembatan antara korban dan layanan profesional agar setiap laporan dapat ditangani secara tepat, rahasia, dan berpihak kepada korban.

Upaya ini diharapkan mampu memperkuat sistem pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, sekaligus membangun budaya sekolah yang menjunjung tinggi rasa hormat, keadilan, dan keamanan bagi seluruh siswa.

You might also like
Lorem Ipsum Dolor Amet?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !