Kilasmalut.com – Warga Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Halmahera Utara, dikejutkan dengan peristiwa tragis yang menimpa Kristian Aditya Kawingian (20) pada Rabu (19/11) siang dini hari. Pemuda tersebut ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa tak lama setelah dirinya terlibat cekcok dengan sang ibu.
Korban pertama kali ditemukan oleh ayahnya, Refli Kawingian (57), yang sebelumnya pulang dari tempat pengasapan kelapa saat waktu makan siang.
Setibanya di rumah, Refli mendengar suara pertengkaran antara korban dan ibunya karena korban pulang pada pagi hari usai bekerja bersama teman-temannya sebagai operator sound system.
Tak lama berselang, Refli mendengar suara keras dari arah pintu pertanda korban sedang meluapkan kekesalan. Sekitar pukul 12.30 Wit, korban keluar rumah. Awalnya Refli mengira hal itu hanya bentuk kekecewaan sesaat. Namun ketika dipanggil, sang anak tidak merespons.
Melihat keadaan yang janggal, Refli mulai mencari anaknya di sekitar kebun dekat rumah. Pada pencarian kedua, ia menemukan anaknya dalam kondisi kritis dan sudah tidak bernyawa. Refli kemudian meminta bantuan tetangganya, Sahri (57), untuk menolong mengevakuasi korban kembali ke rumah.
Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu, melalui Kasi Humas AKP Kolombus Goduru, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal, peristiwa tragis itu diduga dipicu kekecewaan korban setelah dimarahi oleh orang tuanya.
“Motifnya mengarah pada kekecewaan akibat pertengkaran dengan orang tua. Keluarga juga menolak dilakukan visum atau autopsi dan telah membuat surat pernyataan,”jelas Kolombus.(red)
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !