160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Jembatan Pasawane Putus, Aktifitas Masyarakat Lumpuh

Foto. Istimewa

Kilasmalut.com – Akibat curah hujan yang tinggi mengakibatkan Jembatan Posawane penghubung antar Desa Togasa dan Saluta, Kecamatan Galela Utara, Halmahera Utara ambruk tidak bisa di lewati semua jenis kendaraan akibat diterjang luapan air sungai, Kamis (24/4) dini hari tadi.

Putusnya jembatan Pasawane di Kecamatan Galela Utara,  karena hujan deras yang mengguyur Halamhera Utara (Halut), sejak Rabu pagi sampai malam. Akibanya membuat air sungai meluap hingga mendekati permukaan bantaran sungai. Namun luapan sungai yang deras itu ternyata mengikis tanah di penyanggah jembatan hingga akhirnya jembatan tersebut putus dan tidak bisa dilewat.

Baca Juga :  Obi Fishing Tournament 2025: Tangkapan Ikan Melimpah, Produktivitas Perairan Kawasi Terjaga

Akibat dari putusnya jembatan Pasawane ini, aktifiras masyarakat didua Kecamatan, yakni Kecanatan Galela Utara dan Loloda Utara sementara waktu lumpu total, belum bisa beraktifitas ke pusat Kota.

Plt Kaban BPBD Halut Hentje Hetharia, ketika di konfirmasi membenarkan terkait putusnya jembatan Pasawane.

Baca Juga :  Ratusan Anak Pulau Obi Meriahkan Festival Hari Anak 2025: Harita Nickel dan Masyarakat Wujudkan Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak di Tengah Kawasan Industri

“Iya,kami sementara menuju ke TKP untuk memantau kondisi jembatan yang ambruk,”ucapnya.

Menurutnya, tidak ada korban jiwa ketika jembatan Pasawane ambruk, namun masyarakat tidak dapat melalui jembatan menuju Tobelo.

“Kejadian ini sekitar pukul 09.00 Wit, Pertamanya air sungai meluap karena hujan deras dari malam, sehingga mengikis bantaran sungai dan penyanggah jembatan akhirnya terputus,”ujarnya (red).

You might also like
Lorem Ipsum Dolor Amet?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !