
Kilasmalut.com – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Halmahera Utara (Halut) melontarkan kecaman keras atas insiden pelemparan yang terjadi saat pawai obor di Tobelo dalam rangka menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3).
Aksi pelemparan tersebut dinilai bukan sekadar gangguan keamanan biasa, tetapi telah mencederai nilai-nilai toleransi yang selama ini dijaga kuat oleh masyarakat Halmahera Utara.
Ketua GP Ansor Halut, Rifky R. Kasibit, menegaskan bahwa pihaknya mendesak aparat kepolisian untuk segera mengungkap dan menangkap pelaku di balik insiden tersebut.
“Kami minta agar Polres Halut segera menangkap pelaku pelemparan. Ini perbuatan tidak terpuji yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,”tegasnya, Sabtu (21/3).
Menurutnya, tindakan tersebut berpotensi merusak harmoni sosial serta memicu ketegangan di tengah masyarakat yang selama ini hidup rukun dalam keberagaman.
Meski mengecam keras, GP Ansor Halut juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing provokasi maupun isu-isu liar yang beredar pasca-kejadian.
“Masalah ini kita serahkan ke pihak berwajib. Karena kasus sementara ditangani, maka jangan terprovokasi. Kita harus tetap menjaga kamtibmas,”ujarnya.
GP Ansor menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas dan persaudaraan antarwarga, serta meminta semua pihak menahan diri sembari menunggu proses hukum berjalan.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !