Kilasmalut – Gelombang kepindahan warga Desa Kawasi, Pulau Obi, Halmahera Selatan, dari permukiman lama ke permukiman baru terus menuai respon positif. Salah seorang warga, Fauzia Totou, mengungkapkan bahwa keputusannya untuk pindah di pemukiman baru merupakan murni inisiatif sendiri demi mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik.
Sebagai warga yang telah merasakan kenyamanan di permukiman baru, Fauzia Totou menaruh harapan besar agar warga lain, termasuk anggota keluarganya yang masih bertahan di permukiman lama, tergerak untuk menyusul.
“Semoga dengan fasilitas yang lengkap di permukiman baru, dan melihat kondisi pemukiman lama yang memang sudah tidak layak lagi, saudara-saudara kita mau segera pindah ke sini agar bisa berkumpul bersama,” ujar Fauzia Totou.
Fauzia Totou mengaku telah menempati permukiman baru sejak dua tahun lalu, tepat setelah pemerintah membuka kesempatan bagi masyarakat untuk pindah.
“Sejak pemerintah membuka kesempatan untuk pindah ke permukiman baru, kami langsung pindah. Itu sudah dua tahun lalu. Kami pindah atas inisiatif sendiri tanpa ada paksaan dari siapapun,” ungkap Fauzia Totou berbagi pengalamannya.
Fauzia Totou membeberkan alasan kuat di balik keputusannya tersebut. Menurutnya, kondisi lingkungan di permukiman lama sudah tidak lagi menunjang kenyamanan warga. Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan apa yang ia rasakan di permukiman baru. Fauzia Totou merasa sangat terbantu dengan ketersediaan infrastruktur dasar yang disediakan oleh pemerintah.
“Di sini fasilitas lengkap, distribusi air dan listrik 24 jam serta gratis. Kalau soal air dan listrik itu sudah sangat bagus,” tambahnya. Meski mengaku sangat puas dengan fasilitas fisik yang ada, Fauzia Totou sempat memberikan semangat agar kinerja Pemerintah Desa (Pemdes) ke depan dapat terus ditingkatkan agar sejalan dengan kualitas fasilitas yang sudah tersedia sehingga Desa Kawasi semakin lebih baik. (rls)
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !