Kilasmalut.com – Gejolak internal di tubuh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Halmahera Utara belum juga reda. DPD I KNPI Maluku Utara akhirnya turun tangan memperpanjang Surat Keputusan (SK) Carateker untuk kepemimpinan sementara DPD II KNPI Halut hingga akhir Desember 2025.
Perpanjangan itu tertuang dalam SK Nomor: 15/DPD-KNPI/MU/IX/2025, yang menegaskan Fahmi Musa tetap dipercaya sebagai Ketua Carateker, didampingi Nur Sulaiman Hamid sebagai Sekretaris, dan Jumar Mafoloi sebagai Bendahara. Trio ini dikenal luas di kalangan pemuda Halut dengan sebutan ‘FANUJU’ akronim dari nama depan mereka.
Langkah perpanjangan ini dilakukan menyusul tarik-menarik pasca pleno penetapan ketua Musda IV KNPI Halut yang sempat menimbulkan friksi tajam di internal organisasi pemuda terbesar di daerah itu.
“Iya, jadi SK Carateker ini diperpanjang sampai akhir Desember 2025,”ungkap Fahmi Musa saat dikonfirmasi, Selasa (11/11).
Ia menegaskan, perpanjangan masa tugas ini berlaku sejak 26 Oktober hingga 26 Desember 2025.
Menurutnya, kepengurusan Carateker akan fokus menuntaskan konflik internal dan penyelesaian hasil Musda IV yang hingga kini masih menggantung di meja DPD I KNPI Malut.
“Kami berharap masalah ini bisa selesai dalam dua bulan ke depan dan SK ketua terpilih segera dikeluarkan oleh DPD I KNPI Malut,”tandas Fahmi.
Sumber internal menyebut, dinamika di tubuh KNPI Halut memang sempat memanas pasca Musda, di mana sejumlah faksi pemuda saling klaim legitimasi dukungan.
Langkah DPD I memperpanjang mandat Carateker dinilai sebagai strategi pendinginan suhu politik organisasi sebelum keputusan final diketok.
Kini sorotan tertuju pada Trio FANUJU apakah mereka mampu menakhodai KNPI Halut keluar dari pusaran konflik, atau justru memperpanjang drama perebutan kursi ketua yang sudah berbulan-bulan membelah kubu pemuda.(red)









