160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Dari Air Mata Ke Harapan, Della Akhirnya Berobat Ke Manado, Keluarga Tak Kuasa Menahan Haru, Fuji : Terima Kasih NHM Peduli

Salah satu pasien asal Galela yang dibantu NHM peduli berada di Sentra Medika Hopital Minahasa Utara.(istimewa)

Kilasmalut.com – Di tengah kecemasan yang sempat menyelimuti sebuah keluarga kecil dari Galela, secercah harapan akhirnya datang.

Della Sari Putri Didi (29), yang selama ini berjuang melawan penyakit dengan diagnosis D21 (tumor jinak pada jaringan ikat dan jaringan lunak), kini bisa melanjutkan pengobatan dengan lebih layak setelah diberangkatkan ke Manado oleh program NHM Peduli.

Sebelumnya, Della hanya menjalani perawatan di RSUD Tobelo. Di sana, segala upaya telah dilakukan, namun keterbatasan fasilitas membuat langkah pengobatan harus terhenti di batas yang tidak bisa ditembus.

Hingga akhirnya, pada Sabtu (11/4/2026), perjalanan panjang itu dimulai. Dengan penuh harap dan cemas, Della diberangkatkan menuju Sentra Medika Hospital Minahasa Utara sebuah tempat yang kini menjadi sandaran harapan baru bagi kesembuhannya.

Di sepanjang perjalanan, Della tidak sendiri. Sang ibu, Saida Rinom, setia menggenggam harapan, sementara keluarganya, Umi Kalsum Djabar, turut menguatkan langkah yang penuh ketidakpastian itu. Dari Tobelo hingga Manado, perjalanan ini bukan sekadar perpindahan tempat ini adalah perjalanan melawan rasa takut dan harapan yang nyaris padam.

Baca Juga :  Sambut HUT RI Ke-80, Satlantas Polres Halteng Bagikan Bendera Merah Putih

Perwakilan keluarga, Fuji Pangandro, mengaku sulit menggambarkan perasaan mereka saat ini. Haru, legah dan syukur bercampur menjadi satu.

“Kami benar-benar tidak tahu harus berkata apa. Kami hanya bisa bersyukur karena di saat kami hampir kehilangan harapan, pertolongan itu datang,”ucapnya dengan suara bergetar, pada Senin (14/4).

Ia menyebut nama Haji Robert Nitiyudo Wachjo, sosok yang mereka anggap bukan sekadar penolong, tetapi juga harapan yang datang di waktu yang paling dibutuhkan.

“Kalau bukan karena beliau, mungkin kami masih kebingungan mencari jalan. Kami berutang budi bukan hanya soal bantuan, tapi karena beliau telah memberi kami harapan,”lanjutnya.

Baca Juga :  Heboh Di Ternate! Murid TK Nurul Firdaus Diduga Dianiaya Guru, Yayasan Akui Dan Janji Tindak Tegas

Bagi keluarga ini, bantuan tersebut bukan sekadar fasilitas atau biaya. Ini adalah bentuk kepedulian yang terasa nyata hadir, menyentuh, dan menguatkan di saat mereka hampir menyerah.

Pendampingan dari tim NHM Peduli pun menjadi bagian penting dalam perjalanan ini. Sejak keberangkatan hingga tiba di rumah sakit, mereka tidak dibiarkan berjalan sendiri. Sosok Irwan Kasim bersama tim terus memastikan setiap proses berjalan dengan baik, menghadirkan rasa aman di tengah ketidakpastian.

Kini, di ruang perawatan, harapan itu kembali tumbuh. Perlahan, keyakinan mulai mengalahkan rasa takut.

“Kami hanya bisa berdoa semoga ini menjadi awal dari kesembuhan. Terima kasih yang tak terhingga untuk semua kebaikan ini,”tutur Fuji.

Di balik kisah ini, tersimpan satu hal sederhana namun berarti ketika kepedulian hadir, harapan yang hampir padam pun bisa kembali menyala.(red)

 

You might also like
Lorem Ipsum Dolor Amet?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !