Kilasmalut.com – Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si. menghadiri audiensi strategis bersama anggota DPD RI Graal Taliawo dan jajaran Kementerian Perhubungan di Gedung Karsa Kemenhub, Jakarta, Jumat (14/11).
Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Perhubungan Komjen (Purn) Suntana itu dihadiri para pejabat eselon Kemenhub serta kepala daerah se-Maluku Utara, Bupati Halmahera Utara, Bupati Halmahera Tengah, Bupati Pulau Morotai, Wakil Wali Kota Tidore, Wakil Bupati Halmahera Selatan, dan Wakil Bupati Halmahera Barat.
Dalam forum tersebut, Bupati Piet Hein Babua menyampaikan empat usulan krusial demi percepatan pembangunan layanan transportasi dan ekonomi Halmahera Utara.
Bupati meminta peningkatan status Pelabuhan Tobelo dari pelabuhan pengumpul menjadi pelabuhan utama, sehingga ke depan dapat melayani aktivitas ekspor langsung tanpa harus melalui daerah lain.
Ia juga mengusulkan penambahan volume kapal dan kontainer Tol Laut untuk Kecamatan Galela, dari sebelumnya 30–40 kontainer menjadi 80–100 kontainer per trayek, guna memperlancar distribusi logistik dan menekan biaya barang.

Bupati akan mendorong penambahan trayek baru KM Ngapulu agar mulai singgah di Pelabuhan Tobelo mulai 2026. Trayek tersebut mencakup rute Jakarta-Surabaya-Baubau-Namlea-Ambon-Ternate-Tobelo-Bitung dan sebaliknya.
Selain itu, Bupati juga meminta pengaktifan kembali rute penerbangan Wings Air Manado–Kao PP, dua kali seminggu, yang akan didukung melalui subsidi block seat oleh Pemkab Halmahera Utara.
“Pertemuan lanjutan bersama Direktur Lion Air dijadwalkan pada 27 November 2025,”ucapnya.
Audiensi ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara untuk mendorong perhatian serius pemerintah pusat terhadap peningkatan layanan transportasi, keterhubungan wilayah, dan pertumbuhan ekonomi daerah.(red)
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !