160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Askab PSSI Halut Gaspol Jelang Porprov Ke-V, Seleksi Terbuka Tanpa Nepotisme, Empat Zona Disisir Ketat

Silaturahim Askab PSSI dan KONI Halut di kediaman Ketua Askab Halut, Abdul Rifai Sadoki.(dok.chalo)

Kilasmalut.com – Ketua Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Halmahera Utara, Abdul Rifai Sadoki, mulai tancap gas menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-V yang akan digelar di Halut sebagai tuan rumah pada 1 Juni 2026 mendatang.

Langkah awal yang diambil tidak main-main. Askab PSSI Halut menggelar silaturahmi strategis bersama KONI, perangkat perwasitan, dan para pelatih sepak bola, sebagai sinyal kuat bahwa persiapan tidak boleh setengah hati.

Dalam pertemuan itu, Askab memastikan proses seleksi pemain akan dilakukan secara terbuka dan transparan, sekaligus menepis praktik lama yang kerap diwarnai “orang dalam”.

“Seleksi ini terbuka, transparan, tidak ada pilih kasih. Kita bagi per zona agar adil, supaya semua kecamatan punya peluang dan keterwakilan dalam skuad Halut,”tegas Abdul Rifai Sadoki, Senin (23/3).

Baca Juga :  DPD Nasdem Halut Gelar Turnamen "Restorasi Futsal Cup" Ini Besaran Hadiah

Empat zona seleksi telah dipetakan secara sistematis, yakni  Zona I: Kao–Malifut, Zona II: Tobelo, Zona III: Galela, Zona IV: Loloda

Skema ini disebut sebagai upaya konkret memutus dominasi wilayah tertentu, sekaligus membuka ruang bagi talenta-talenta tersembunyi dari pelosok.

Namun waktu menjadi tantangan serius. Dengan sisa kurang lebih dua bulan, Askab dituntut bergerak cepat agar tim yang terbentuk tidak hanya solid di atas kertas, tetapi juga matang secara permainan.

“Kita kejar waktu. Setelah seleksi, tim harus langsung masuk fase latihan intensif untuk menghadapi Porprov. Tidak boleh ada kendala,”ujarnya.

Dukungan penuh juga datang dari Sekretaris KONI Halut, Robi Pangeti. Ia menilai pola seleksi berbasis zona sebagai langkah progresif yang lebih adil dan menjangkau seluruh potensi daerah.

Baca Juga :  PODSI Halmahera Utara Resmi Dikukuhkan

“Kami dukung penuh. Ini sistem yang terbuka, pemain yang punya kualitas pasti direkrut. Tidak boleh ada nepotisme dalam seleksi. Hal-hal seperti itu harus kita hindari,”tegasnya.

Robi juga mengungkapkan bahwa cabang olahraga sepak bola akan dipusatkan di Kecamatan Galela, dengan dua lapangan yang disiapkan sebagai arena pertandingan, yakni Lapangan Miagina di Desa Togawa dan Lapangan Pitu.

Dengan status sebagai tuan rumah, tekanan kini berada di pundak Askab PSSI Halut. Publik menunggu bukan sekadar partisipasi, tetapi prestasi. Seleksi terbuka yang digaungkan pun akan menjadi ujian nyata: apakah benar melahirkan tim terbaik, atau sekadar jargon tanpa bukti.(red)

You might also like
Lorem Ipsum Dolor Amet?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !