Kilasmalut.com – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Halmahera Utara berkolaborasi dengan Polres Halmahera Utara menggelar panen raya jagung pipil di lahan eks PT GAI, Desa Ngidiho, Kecamatan Galela Barat, Rabu (11/2).
Panen raya ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah dan Kapolri dalam mendukung program ketahanan pangan yang menjadi agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Halmahera Utara Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd, Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu, Ketua Pemuda Muhammadiyah Halut Jumar Mafoloi, anggota DPRD Fahmi Musa, Kasatpol PP Muhammad Kacoa, Ketua KNPI Mufrid Tawari, Kapolsek Galela, Iptu Maks Manolang, Camat Galela Selatan Arif Rizaldi, serta para kelompok tani setempat.
Panen raya jagung ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong generasi muda kembali melirik sektor pertanian sebagai ruang produktif dan strategis.
Wakil Bupati Kasman Hi. Ahmad menjelaskan, Pemda Halmahera Utara telah menetapkan empat zona pengembangan wilayah, yakni Kao–Malifut sebagai kawasan industri strategis, Tobelo sebagai pusat jasa, pendidikan, perdagangan, dan pariwisata, Galela sebagai sentra pertanian dan hortikultura, serta Loloda sebagai kawasan perikanan terpadu.
Menurutnya, kolaborasi Polres dan Pemuda Muhammadiyah merupakan terobosan progresif dalam menopang agenda besar ketahanan pangan.
“Jagung adalah komoditas strategis. Pemerintah daerah berkomitmen memberi dukungan maksimal sesuai kemampuan fiskal daerah,”ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini telah tersedia lima hektare lahan percontohan yang akan diperluas hingga 20 hektare. Program tersebut diharapkan menjadi model pengembangan pertanian berbasis pemuda.
Kasman juga mengajak organisasi kepemudaan seperti Pemuda Muhammadiyah dan KNPI terus hadir melakukan pendampingan kepada petani.
“Pemuda harus mau turun belajar dari petani yang memahami lapangan. Dengan sinergi itu, pertanian Halmahera Utara akan tumbuh lebih maju dan berkelanjutan,”tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu menekankan bahwa kebutuhan pangan terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk. Karena itu, penguatan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, menjadi langkah strategis yang tidak bisa ditunda. Ia mendorong generasi muda memanfaatkan teknologi untuk mendongkrak produktivitas pertanian modern.
“Keberhasilan pangan bukan hanya tanggung jawab petani, tetapi seluruh elemen masyarakat. Pemuda harus tampil sebagai motor penggerak pertanian modern,”tandasnya.
Kapolres menambahkan, panen raya ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama misi mewujudkan kemandirian pangan dan energi nasional. Masyarakat juga didorong memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga guna memperkuat ekonomi rumah tangga.
Hal senada juga disampaikan, Ketua Pemuda Muhammadiyah Halmahera Utara, Jumar Mafoloi, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak. Ia menegaskan, panen raya ini harus menjadi momentum kebangkitan pemuda dalam menggerakkan ekonomi berbasis pangan.
“Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton. Pertanian adalah masa depan yang menjanjikan jika dikelola secara serius dan modern,”ungkapnya.
Pihaknya juga memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada Kapolres Halut yang telah banyak membantu, baik secara moril maupun materil atas program ini.
“Kami Pemuda Muhammadiyah Halut memberikan apresiasi kepada Kapolrea Halut, karena sangat aktif mendukungan program ini,”tuturnya.(red)
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !