Kilasmalut.com – Tim Gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, PMI, tenaga kesehatan, serta masyarakat, terus melakukan penanganan pascabanjir di Desa Doitia, Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara. Pada Rabu (7/1/2026), tim fokus mengangkat material tanah dan pasir yang mengendap di rumah-rumah warga akibat banjir yang melanda wilayah tersebut.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 1508-02/Galela Lettu Inf Suharno, Kepala BPBD Halmahera Utara Hentje Hetharia, Kapolsek Loloda Utara Andi Parto, Camat Loloda Utara Alpius Duko, serta Kepala Desa Doitia Nopel Kehe.
Selain pembersihan rumah warga, Tim Gabungan juga melakukan pembersihan sumur-sumur warga di Dusun Jububu guna memastikan ketersediaan air bersih. Di waktu yang sama, tenaga kesehatan memberikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga terdampak.
Kepala BPBD Halmahera Utara, Hentje Hetharia, menjelaskan bahwa tim dari Satpol PP dan PMI turut memberikan layanan dukungan psikososial (Psychosocial Support Program/PSP) kepada anak-anak korban banjir, guna memulihkan kondisi mental dan trauma pascabencana.
“Kondisi cuaca di Loloda Utara, khususnya Desa Doitia, masih belum stabil. Laut masih bergelombang disertai angin kencang. Meski demikian, seluruh kegiatan pembersihan dan pengangkatan material berjalan lancar,”ujar Hentje, Kamis (15/1).
Ia menambahkan, sebagian warga mulai membersihkan rumah secara mandiri. Namun, pada malam hari masih banyak yang memilih bertahan di posko pengungsian demi keamanan.
“Stok sembako masih dalam kondisi aman untuk kebutuhan personel dan warga. Sayur-mayur, rempah-rempah, serta bahan bakar minyak seperti minyak tanah dan bensin juga masih dapat kami distribusikan kepada warga meski terbatas,”pungkasnya.(red)
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !