Kilasmalut.com – Tim Satuan Tugas (Satgas) penanganan bencana banjir dan longsor di Desa Doitia, Kecamatan Loloda Utara, terus bekerja tanpa henti membersihkan permukiman warga yang tertimbun lumpur dan material banjir.
Sejak hari pertama diterjunkan, tim gabungan melakukan pekerjaan berat mulai dari membuka parit yang tertutup, membangun jalur aliran air, hingga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
“Kami tidak hanya membersihkan lumpur di rumah-rumah warga, tetapi juga di sumur air bersih dan drainase agar kehidupan masyarakat bisa segera pulih,”tegas Kepala BPBD Halmahera Utara, Hentje Hetharia, Senin (12/1).
Operasi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Danramil 1508-02/Galela Lettu Inf Suharno, Kapolsek Loloda Utara Andi Parto, Camat Loloda Utara Alpius Duko, serta Kepala Desa Doitia Nopel Kehe, dengan melibatkan warga setempat dan desa-desa sekitar.
Selain kerja fisik, Satgas juga melakukan pendataan korban terdampak dan pemeriksaan kesehatan, guna memastikan tidak ada warga yang terabaikan di tengah kondisi darurat.
Meski diguyur hujan yang terus turun dan medan yang berat, tim di lapangan tetap bertahan.
“Besok kami lanjutkan pembersihan drainase dan pengangkatan endapan lumpur. Kami tidak akan berhenti sampai kondisi benar-benar aman,”ujar Hentje.
Dengan kerja kolaboratif antara aparat dan masyarakat, diharapkan Desa Doitia segera bangkit dari bencana dan aktivitas warga bisa kembali berjalan normal.(red)
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !