Kilasmalut.com – Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Hi. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd, bersama Ketua DPRD Halmahera Utara dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halut, turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir di Desa Tutumaleleo dan Desa Togasa, Kecamatan Galela Utara, Rabu (7/1).
Peninjauan yang dimulai pukul 11.52 WIT tersebut merupakan respon cepat Pemerintah Daerah menyusul banjir yang melanda wilayah Galela Utara akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir, yang mengakibatkan genangan luas dan kerusakan infrastruktur vital.
Di lokasi, Wakil Bupati menegaskan bahwa Desa Tutumaleleo menjadi wilayah terdampak terparah, dengan genangan hampir merata di seluruh pemukiman warga. Kondisi ini dinilai tidak bisa lagi ditangani secara parsial dan membutuhkan langkah struktural jangka panjang.
“Kami turun langsung ke wilayah utara, tepatnya di Desa Tutumaleleo, karena dampaknya cukup luas dan hampir merata di seluruh kampung,”tegas Kasman.
Wabup mengungkapkan tiga fokus utama penanganan mendesak, yakni pembangunan tanggul pengaman sungai yang selama ini kerap meluap, serta kerusakan dua jembatan vital yang menghubungkan jalur Trans Halmahera hingga Loloda. Kerusakan jembatan tersebut dinilai berpotensi melumpuhkan akses transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Dua jembatan penghubung Trans Halmahera sampai Loloda mengalami dampak sangat serius. Ini bukan persoalan kecil, dan harus segera ditindaklanjuti,”tandasnya.
Selain meninjau kerusakan fisik, Wakil Bupati juga mengimbau masyarakat untuk tetap siaga dan waspada terhadap kemungkinan hujan susulan yang dapat memperparah kondisi banjir.
“Saya mengimbau masyarakat untuk tetap berjaga-jaga. Kita tidak pernah tahu jika hujan lebih deras kembali turun dan membawa dampak yang lebih besar,”ujarnya.
Kasman memastikan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam. Seluruh temuan di lapangan akan dilaporkan dan dimasukkan dalam skala prioritas perencanaan pembangunan serta penanganan darurat.
“Kami sudah melihat langsung kondisi di lapangan. Insya Allah ini akan segera kami laporkan dan ditangani secepatnya,”pungkasnya.
Sementara itu, BPBD Halmahera Utara terus melakukan pendataan kerusakan serta memperkuat koordinasi lintas instansi guna percepatan penanganan darurat dan langkah lanjutan pasca banjir di wilayah Galela Utara.(red)
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !