Kilasmalut.com – Ikatan Alumni Pendidikan Guru Agama Maluku Utara (IKA-PGAMU) tak sekadar berkutat dalam forum nostalgia. Organisasi alumni ini membuktikan keberpihakannya dengan turun langsung peduli kemanusiaan bagi warga Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang dilanda bencana banjir.
Ketua IKA-PGAMU, Dr. Hi. Kasman Hi. Ahmad, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud solidaritas dan kepedulian nyata terhadap saudara sebangsa yang tengah tertimpa musibah. Bantuan diserahkan melalui posko kemanusiaan di Kota Ternate, Minggu (28/12).
“Pagi ini kami melaksanakan jalan sehat, lalu menyempatkan diri masuk ke posko kemanusiaan untuk Aceh dan Sumatera. Alhamdulillah, saya dan teman-teman alumni bisa ikut berpartisipasi meringankan beban saudara-saudara kita yang hingga hari ini masih terdampak bencana,”ujarmya usai penyerahan bantuan.
Wakil Bupati Halmahera Utara itu menegaskan, meski bantuan yang diberikan tidak besar, namun diharapkan mampu menjadi penopang moral dan harapan bagi para korban banjir.
“Mudah-mudahan bantuan dari Ikatan Alumni PGAMU ini bisa sedikit meringankan beban mereka yang sedang diuji musibah,”harapnya.
Tak hanya bergerak dalam isu kemanusiaan, Dr. Kasman juga menegaskan arah perjuangan alumni PGAMU ke depan. Ia menyentil hasil reuni ke-7 PGAMU yang digelar di Tolire, Kota Ternate, yang tak berhenti pada seremoni belaka.
“Kemarin dalam reuni ke-7 di Tolire, kami membahas secara serius pengembangan pendidikan, khususnya Madrasah Ibtidaiyah Subulussalam di Halmahera Selatan,”tandasnya.
Langkah PGAMU ini menegaskan bahwa alumni guru agama tidak hanya bicara moral di ruang kelas, tetapi juga hadir nyata di tengah krisis kemanusiaan dan perjuangan pendidikan.(red)
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !