Kilasmalut.com – Kabar duka menyelimuti Maluku Utara. Mantan Bupati Halmahera Utara (Halut) dua periode, Ir. Hein Namotemo, menghembuskan napas terakhir pada Jumat (5/11) sekitar pukul 10.20 WIT di RSUD Tobelo.
Detik-detik wafatnya tokoh penting Halut ini juga dihadiri oleh Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, sejumlah kepala dinas, serta keluarga dekat almarhum yang sejak pagi mendampingi proses perawatan.
Jejak Panjang Birokrat Perencanaan yang Menjadi Pemimpin Transformatif
Sebelum memimpin Halmahera Utara, Hein Namotemo dikenal sebagai birokrat yang matang di bidang perencanaan pembangunan. Kariernya terentang lebih dari dua dekade, di antaranya.
Kepala Seksi Pembangunan Dunia Usaha, Bappeda Maluku Utara (1990–1992)
Kepala Bidang Ekonomi, Bappeda Maluku Utara (1998–1999), Bupati Halmahera Utara (2005–2010), Bupati Halmahera Utara (2010–2015).
Di luar pemerintahan, almarhum juga memegang amanah sebagai Ketua Adat Nusantara Indonesia, yang menempatkannya sebagai penjaga nilai adat dan budaya lintas wilayah sosok yang dihormati baik secara politik maupun kultural.
Dikenang sebagai Pemimpin yang Mengubah Kota Tobelo
Hein Namotemo disebut sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di Halmahera Utara. Semasa kepemimpinannya, ia dikenal berani mengambil keputusan strategis dan mendorong percepatan pembangunan, yang menurut banyak warga telah mengubah wajah Kota Tobelo menjadi lebih tertata dan berkembang.
Tak heran, begitu jenazah dibawa ke kediamannya, warga dari berbagai desa dan kalangan langsung berdatangan untuk menyampaikan duka cita dan penghormatan terakhir.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga belum menyampaikan keterangan resmi mengenai lokasi dan waktu pemakaman.(red)
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !