Kilasmalut.com – Dalam operasi cepat kurang dari 12 jam, Tim Pamapta Polresta Tidore berhasil mengamankan seorang anak berusia 13 tahun yang diduga kuat sebagai pelaku pembobolan rumah pribadi Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Senen, SE, di Kelurahan Rum, Tidore Utara. Aksi pencurian terjadi pada Minggu (30/11) sekitar pukul 01.30 Wit.
Korban dalam kasus ini ialah Wilda Maraja Besy (28), putri Wali Kota Tidore Kepulauan, seorang ASN.
Setelah menerima laporan, polisi bergerak cepat. Sekitar pukul 17.30 Wit di hari yang sama, tim Reskrim berhasil melakukan penangkapan terhadap anak berinisial MAH (13) di Hotel Grand Dafam Ternate, tempat ia bersembunyi usai melarikan diri ke Ternate.
Kapolresta Tidore Kepualaun, AKBP Heru Budiharto, mngatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, anak tersebut masuk ke rumah korban dengan memanfaatkan jendela yang sudah dalam kondisi rusak. Dari situ ia dengan mudah naik dan mengambil sebuah celengan di atas tempat tidur.
“Tidak berhenti di situ, terduga pelaku mengambil gunting di atas meja kamar lalu membongkar lemari milik korban dan mengambil enam celengan tambahan, sehingga total tujuh celengan berisi uang dan dibawa kabur. Usai beraksi, terduga pelaku disebut berpesta miras sebelum menyeberang ke Ternate dan bersembunyi di hotel,”jelasnya.
Catatan kepolisian menunjukkan bahwa anak berusia 13 tahun ini telah dua kali sebelumnya berurusan dengan hukum dalam kasus pencurian (slop rokok dan speaker). Ini merupakan kali ketiga ia diamankan aparat.
“Kasatreskrim Polresta Tidore dan tim kini telah mengamankan anak tersebut beserta barang bukti. Iya dibawa ke Mapolresta Tidore untuk pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut sesuai prosedur penanganan anak dibawa umur yang berhadapan dengan hukum,”tuturnya.(red)









