Warga Desa Togawa Besi Palang Alat Berat, Proyek Jalan Tani Mangkrak, Distan Malut Diduga ‘Kabur’ Sebelum Proyek Selesai 

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Warga Desa Togawa Besi memalang alat berat karena mau dibawa ke Tobelo.(foto/istimewa)

Suasana Warga Desa Togawa Besi memalang alat berat karena mau dibawa ke Tobelo.(foto/istimewa)

Kilasmalut.com – Warga Desa Togawa Besi, Kecamatan Galela Selatan, Halmahera Utara (Halut) akhirnya bertindak tegas. Satu unit alat berat jenis Bomak milik Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara dipalang dan ditahan masyarakat karena proyek jalan tani yang dijanjikan tak kunjung diselesaikan sesuai volume.

Aksi pemalangan dipimpin langsung oleh Ketua Pemuda Desa Togawa Besi, Rifky R. Kasibit, setelah masyarakat mengetahui bahwa alat berat justru dipindahkan ke Tobelo, padahal jadwal resmi pekerjaan masih berada di desa mereka.

“Hari ini seharusnya kerja di Togawa Besi tapi alat justru dipindahkan ke Tobelo. Maka satu unit Bomak kami tahan,”ungakap Rifky dengan nada kecewa.

Proyek Diduga Tidak Sesuai Volume Banyak Desa Belum Tersentuh Pekerjaan

Sesuai jadwal, pembangunan jalan tani harus dilakukan di 8 desa penerima jatah provinsi, Desa Seki, Togawa Besi, Togawa, Soakonora, Igobula, Ori, Samuda dan Ngidiho.

Baca Juga :  Kerja Sama Yang Baik, TNI-Polri Dan Instansi Terkait Berhasil Padamkan Kobaran Api

Namun fakta di lapangan membuat warga naik pitam. Dari total rencana pekerjaan beberapa kilometer untuk tiap desa, mayoritas desa bahkan belum disentuh sama sekali.

Rifky merinci progres yang dinilai janggal, Seki 2 km  selesai. Togawa Besi 2 km nol, Togawa 2 km baru dikerjakan 1 km, Soakonora 1 km belum dikerjakan, Igobula 1 km belum dikerjakan. Ori 1 km juga belum dikerjakan, Ngidiho 1 km belum dikerjakan, Samuda 1 km belum dikerjakan. Sebagian besar desa belum dikerjakan.

Yang paling membakar emosi warga adalah keputusan memindahkan alat berat ke Tobelo sebelum pekerjaan di desa-desa selesai.

Masyarakat menyatakan alat berat tidak akan dilepas sebelum Dinas Pertanian Provinsi. Menurunkan kembali alat ke lokasi, Menyelesaikan jalan tani sesuai volume jatah provinsi
danMemastikan tidak ada pengalihan proyek ke lokasi lain.

Baca Juga :  Nelayan Morotai Terpaksa Lawan Kapal Pencuri Ikan, Aparat Dinilai Mandul

“Kami bukan minta lebih, kami hanya tuntut hak desa. Volume sudah jelas, anggaran sudah jelas, maka pekerjaan harus jelas,”bebernyan

Aksi pemalangan berlangsung dengan pengawasan ketat para pemuda dan masyarakat. Warga menyatakan aksi akan ditingkatkan bila tidak ada respons cepat dari pemerintah provinsi.

“Kalau besok tidak ada kepastian, masyarakat akan duduki lokasi. Tidak ada alat yang keluar sebelum ada pekerjaan di Togawa Besi dan beberapa desa yang lain,”tegasnya.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara terkait dugaan penyimpangan pekerjaan dan pemindahan alat berat.

Aksi pemalangan ini menguak indikasi serius mangkraknya proyek jalan tani, serta dugaan manipulasi jadwal dan penyimpangan volume pekerjaan.

Warga Togawa Besi mengirim pesan keras, jangan main-main dengan hak desa dan program pertanian masyarakat.(red)

 

Berita Terkait

Seorang Anak 13 Tahun Nekat Bobol Rumah Pribadi Wali Kota Tidore Kepulauan
Panitia Milad Muhammadiyah Ke-113 Sukses Gelar Pawai Ta’aruf, Wakil Bupati : Galela Adalah Pintu Masuk Muhammadiyah Di Malut
Esok Pemprov Malut Serahkan SK P3K, BKD Tegaskan Kontrak Ketat, Pelanggaran Siap Dipecat
AJM Gelar Aksi Bersih Wisata, Jaga Armydock, Air Kaca Dan Nakamura Sebagai Warisan Alam Morotai
Revidivis Spesialis Bobol Rumah Makan Dan Kos-Kosan Dibekuk, Polisi Telusuri Jejak Kejahatan Di 7 TKP
Gapoktan Soro Maake Pindah Tanam Perdana Cabe Kriting, Wakil Bupati : Holtikultura Menjadi Pilar Penguatan Ketahanan Pangan
Rumor Reshuffle Menguat, PC IMM Halut Desak Piet-Kasman ‘Tendang’ Kadis Tanpa Inovasi
Diduga Bawa Sabu, Satresnarkoba Polres Halut Bekuk Seorang Pemuda Di Tobelo
Berita ini 193 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 22:59 WIB

Seorang Anak 13 Tahun Nekat Bobol Rumah Pribadi Wali Kota Tidore Kepulauan

Minggu, 30 November 2025 - 18:24 WIB

Panitia Milad Muhammadiyah Ke-113 Sukses Gelar Pawai Ta’aruf, Wakil Bupati : Galela Adalah Pintu Masuk Muhammadiyah Di Malut

Minggu, 30 November 2025 - 18:18 WIB

Esok Pemprov Malut Serahkan SK P3K, BKD Tegaskan Kontrak Ketat, Pelanggaran Siap Dipecat

Sabtu, 29 November 2025 - 23:02 WIB

AJM Gelar Aksi Bersih Wisata, Jaga Armydock, Air Kaca Dan Nakamura Sebagai Warisan Alam Morotai

Sabtu, 29 November 2025 - 22:59 WIB

Revidivis Spesialis Bobol Rumah Makan Dan Kos-Kosan Dibekuk, Polisi Telusuri Jejak Kejahatan Di 7 TKP

Berita Terbaru