Kilasmalut.com – Fagogoru Open Turnamen (FOT) ke-V di Kabupaten Halmahera Tengah resmi berakhir dengan laga final yang menegangkan namun berjalan aman dan tertib. Pertandingan puncak mempertemukan Panbar United FC dari Halmahera Tengah dan Persigo FC dari Halmahera Timur, Rabu (12/11) sore.
Meski dikenal sebagai turnamen sarat gengsi dan tensi tinggi antar dua kabupaten bertetangga Halteng dan Haltim namun pelaksanaan kali ini berlangsung tanpa insiden berarti, berkat pengamanan ketat dari aparat gabungan.
Lebih dari 2.000 penonton memadati stadion Weda untuk menyaksikan duel klasik tersebut. Dalam laga yang penuh adrenalin itu, Panbar United tampil perkasa, menundukkan Persigo dengan skor telak 4–1, sekaligus mengukuhkan diri sebagai juara Fagogoru Open Turnamen ke-V.
Untuk memastikan keamanan jalannya final, Polres Halteng menurunkan 80 personel, dibantu 15 anggota TNI dan 40 personel Satpol PP. Sinergi tiga institusi ini membuat laga yang biasanya rawan ricuh dapat berlangsung kondusif hingga penutupan.

Presidium Fagogoru sekaligus Ketua DPRD Halmahera Timur, Idrus Maneke, menyampaikan apresiasi tinggi kepada pihak kepolisian yang telah menjaga jalannya turnamen dari awal hingga akhir.
“Atas nama Presidium Fagogoru, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Polres Halteng yang telah mengawal pengamanan sejak pembukaan hingga penutupan. Berkat kerja keras mereka, FOT ke-V berjalan aman, lancar, dan damai,”ujarnya.
Ia menegaskan, suksesnya penyelenggaraan turnamen bergengsi antar dua kabupaten ini tidak lepas dari pengamanan yang massif, sigap, dan profesional oleh jajaran Polres Halteng.
“Kesuksesan ini adalah bukti nyata sinergitas antara panitia, masyarakat, dan aparat keamanan. Sekali lagi kami memberikan apresiasi tertinggi kepada pihak Kepolisian Resor Halteng atas dedikasi dan pengabdiannya,”tegasnya.
Turnamen sepak bola bergengsi tahunan Fagogoru Open ke-V ini menjadi simbol persaudaraan dan sportivitas antar masyarakat Halteng dan Haltim, sekaligus menegaskan bahwa olahraga dapat menyatukan semangat dua daerah yang berbeda di bawah panji Fagogoru.(red)
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !