Kilasmalut.com – Ulah Kepala Desa (Kades) Joubela, Kecamatan Morotai Selatan, berinisial IM, memantik sorotan publik. Ia dikabarkan ikut terjaring razia aparat Polres Pulau Morotai di salah satu tempat hiburan malam. Kini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) bakal turun tangan memeriksa yang bersangkutan.
Nama Kades IM mencuat setelah salah satu pejabat Dinas PUPR Morotai, yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan Lebkesmas, mengaku di media massa sempat berada di lokasi hiburan malam saat razia polisi berlangsung dan menyebut bahwa saat itu IM juga berada dilokasi hiburan malam.
Menanggapi hal itu, Kabid Kelembagaan Desa DPMD Morotai, Mujakir Sibua, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam.
“Dengan adanya laporan itu, kami akan memanggil yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi. Kami ingin memastikan, apakah benar Kades IM berada di lokasi saat razia dilakukan,”tegas Mujakir, Selasa (11/11).
Mujakir menambahkan, bila hasil pemeriksaan membuktikan IM memang terlibat, maka DPMD akan menjatuhkan pembinaan sesuai aturan yang berlaku.
“Kalau memang terbukti, kita akan lakukan pembinaan. Tapi kalau pelanggaran serupa diulangi, maka langkah tegas akan diambil secara administratif termasuk kemungkinan pemberhentian,”ujarnya.
Pernyataan DPMD ini menjadi sinyal keras bagi para kepala desa agar menjaga etika dan kehormatan jabatan publik. Sebab, perilaku pejabat yang asyik berpesta di tempat hiburan malam di tengah kondisi keuangan daerah yang sulit, menimbulkan kekecewaan masyarakat.
Banyak warga Morotai menilai, tindakan itu mencoreng wibawa aparatur pemerintahan desa dan memperlihatkan kontras moral pejabat di tengah rakyat yang sedang berjuang dalam kesulitan ekonomi.
“Rakyat susah, pejabat malah pesta. Ini tamparan bagi moral birokrasi di Morotai,”kata salah satu tokoh pemuda yang enggan disebut namanya.
Kini, publik menunggu langkah nyata DPMD Morotai, apakah kasus ini benar-benar ditindak sesuai aturan, atau kembali tenggelam dalam budaya ‘tutup mata’ terhadap pelanggaran etika pejabat daerah.(red)









