Kilasmalut.com – Eco Bhinneka Muhammadiyah bersama Pemuda Inisiatif Desa Sabatang, masyarakat setempat, serta para guru SMP dan SMA menggelar aksi penanaman pohon di Desa Sabatang, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Minggu (18/10).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIT tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mendorong penghijauan sekaligus membangun kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya menjaga dan merawat kelestarian lingkungan.
Penanaman pohon dilakukan di sejumlah titik strategis, yakni lingkungan SD, SMP, SMA, masjid, serta lapangan Desa Sabatang. Adapun jenis pohon yang ditanam yaitu Tabebuya dan Ketapang Kencana, yang diharapkan dapat memperindah lingkungan sekaligus menciptakan ruang publik yang lebih hijau, teduh, dan asri.
Koordinator Program SMILE (Strengthening Youth Multifaith Leader Initiative on Climate Justice through Ecofeminism) di Halmahera Selatan, Fadila Syahril, mengatakan aksi penanaman pohon merupakan salah satu bentuk komitmen dalam menjalankan program SMILE, khususnya dalam mendorong keterlibatan anak muda dalam isu lingkungan dan keadilan iklim.
“Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjalankan program SMILE. Selain mendorong kebijakan yang berkaitan dengan lingkungan, kami juga menegaskan bahwa untuk mewujudkan lingkungan yang asri, anak muda harus mengambil andil dalam penghijauan lingkungan sekitar,”ujar Fadila.
Menurut Fadila, menjaga lingkungan tidak cukup hanya dilakukan melalui kebijakan atau wacana. Diperlukan aksi nyata yang melibatkan masyarakat dan generasi muda secara langsung.
Ia menilai keterlibatan pemuda menjadi penting karena generasi muda memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan di tengah masyarakat. Karena itu, aksi penghijauan perlu dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.
Tidak berhenti pada proses penanaman, bibit pohon yang diberikan dan ditanam dalam kegiatan tersebut selanjutnya akan diasuh dan dirawat oleh Pemuda Inisiatif Desa Sabatang.
Pemuda Inisiatif akan mengambil peran dalam memastikan pohon-pohon yang telah ditanam dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Hal ini menjadi bagian penting dari komitmen agar kegiatan penghijauan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat Desa Sabatang.
Pemeliharaan tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk tanggung jawab bersama sekaligus mendorong lahirnya budaya merawat lingkungan di kalangan generasi muda.
Sementara itu, Asbar Buhari, Founder Pemuda Inisiatif Desa Sabatang, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun bersama Eco Bhinneka Muhammadiyah.
Ia berharap kegiatan penanaman pohon tersebut dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat Desa Sabatang, terutama dalam menghadirkan lingkungan yang lebih hijau, nyaman, dan asri.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Harapannya, dari penanaman pohon ini dapat menghadirkan lingkungan kami yang hijau dan asri,”kata Asbar.
Asbar juga menyampaikan terima kasih kepada Eco Bhinneka Muhammadiyah yang telah membuka ruang kolaborasi bersama Pemuda Inisiatif untuk melakukan aksi nyata menjaga lingkungan di Desa Sabatang.
“Pemuda Inisiatif mengucapkan banyak terima kasih kepada Eco Bhinneka yang sudah mau berkolaborasi untuk sama-sama menghijaukan bumi di Desa Sabatang. Kolaborasi ini juga tidak hanya soal penanaman pohon, melainkan ada kegiatan-kegiatan berikutnya yang manfaatnya bukan hanya kami, melainkan semua masyarakat Desa Sabatang,” tuturnya.
Menurut Asbar, kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dibangun melalui kerja bersama antara pemuda, masyarakat, pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap keberlanjutan lingkungan.
Ia menegaskan, kehadiran Pemuda Inisiatif di tengah masyarakat didasari semangat kepedulian dan pengabdian.
“Kami hadir bukan soal kepentingan, tetapi kami hadir karena kepedulian,”ucapnya.
Kegiatan penanaman pohon ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Lebih dari sekadar menanam pohon, kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun gerakan penghijauan yang berkelanjutan di Desa Sabatang. Penanaman Tabebuya dan Ketapang Kencana di lingkungan sekolah, masjid, dan lapangan desa juga diharapkan dapat menjadi investasi ekologis bagi generasi mendatang.
Melalui kolaborasi ini, Eco Bhinneka Muhammadiyah dan Pemuda Inisiatif Desa Sabatang berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan-kegiatan lingkungan yang melibatkan masyarakat secara luas. Dengan demikian, semangat penghijauan tidak berhenti pada penanaman, tetapi dilanjutkan dengan mengasuh, merawat, dan memastikan pohon-pohon tersebut tumbuh menjadi bagian dari lingkungan Desa Sabatang yang hijau dan asri.(red)
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !