160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

NHM Bawa Dunia Tambang Ke Kampus, Mahasiswa Geologi UNPAD Belajar Langsung Dari Praktisi Gosowong

PT. NHM hadiri undangan FTG UNPAD.(dok.NHM)

Kilasmalut.com – Kedekatan dunia industri dan akademisi terasa kuat dalam gelaran Study Club 2 bertajuk “Introduction of Hydrothermal Alteration” yang diselenggarakan Divisi Learning SEG UNPAD SC, Rabu (6/5). Di hadapan ratusan mahasiswa Fakultas Teknik Geologi (FTG) Universitas Padjadjaran (UNPAD), PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) hadir bukan sekadar sebagai pemateri, tetapi juga sebagai mitra pembelajaran yang aktif mendukung pengembangan generasi muda di bidang geologi dan pertambangan.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penyerahan hibah spesimen batuan asli dari area Tambang Emas Gosowong kepada FTG UNPAD. Hibah ini menjadi bentuk nyata kontribusi NHM dalam membawa realitas industri pertambangan ke ruang akademik, sehingga mahasiswa dapat mempelajari langsung karakteristik batuan dan mineralisasi emas sebagai bahan riset dan pembelajaran.

Kegiatan yang berlangsung di Bale Rucita Gedung Rektorat UNPAD itu dipandu Kepala Unit Penjaminan Mutu FTG UNPAD, Aton Patonah, sebagai moderator.

Baca Juga :  Sinergikan Program, Wakil Bupati Halut Bertemu Wakil Mentri Desa Dan PDT

Dalam sambutannya, Aton menyampaikan apresiasi atas kehadiran NHM di tengah padatnya aktivitas operasional perusahaan.

“Kami berterima kasih atas partisipasi NHM. Tentu tidak mudah menghadirkan praktisi industri di tengah kesibukan operasional perusahaan. Ini juga membuktikan bahwa koneksi alumni sangat penting sebagai jembatan kolaborasi antara kampus dan dunia kerja,”ujarnya.

Kolaborasi tersebut menghadirkan tiga praktisi senior NHM yang membagikan pengalaman langsung mengenai operasional pertambangan dari berbagai perspektif teknis.

Bahrudin Abiad membuka sesi dengan memaparkan studi komparatif praktik terbaik operasional tambang bawah tanah di Gosowong. Paparan dilanjutkan oleh Rendy Nurdianto yang menjelaskan karakteristik alterasi hidrotermal pada endapan epitermal melalui studi kasus Tambang Emas Gosowong.

Sementara itu, Dharma Irwanda menekankan pentingnya akurasi pengeboran sebagai salah satu faktor utama keberhasilan eksplorasi mineral hingga tahap penambangan.

Tidak hanya berbagi materi, NHM juga menyerahkan hibah batuan ubahan (altered rock) beserta contoh mineralisasi yang berasal dari area sekitar deposit Gosowong Vein. Spesimen tersebut merupakan batuan indikator adanya mineralisasi emas ekonomis di deposit Gosowong.

Baca Juga :  Apresiasi Menjelang Lebaran dari Pertamina : Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai 29 Maret 2025

“Dengan adanya sampel altered rock dan batuan mineralisasi dari Gosowong, mahasiswa bisa melihat langsung output aktivitas hidrotermal yang berkaitan dengan keterdapatan emas ekonomis. Ini menjadi bahan ajar yang ideal sekaligus referensi penting untuk memahami karakter zona ubahan dan model eksplorasi mineralisasi emas berikutnya,”jelas.

Kegiatan ini menjadi ruang interaktif bagi mahasiswa untuk berdialog langsung dengan praktisi industri, sekaligus memahami tantangan nyata di dunia pertambangan modern. Kehadiran NHM juga menegaskan komitmen perusahaan dalam membangun hubungan berkelanjutan dengan dunia pendidikan.

Lebih dari sekadar berbagi ilmu, NHM ingin memastikan generasi muda memiliki bekal kompetensi, kepercayaan diri, dan kesiapan menghadapi dunia kerja, khususnya di sektor geologi dan pertambangan.(red)

 

You might also like
Lorem Ipsum Dolor Amet?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !
error: Content is protected !!